Erani mengklaim infrastruktur yang digenjot Jokowi sekarang ini diyakini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sampai puluhan tahun ke depan. Berbagai infrastruktur itu antara lain, pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan, rel kereta api, irigasi, bendungan, embung, listrik, dan lain sebagainya.
"Pembangunan infrastruktur saat ini memiliki efek sampai 30-40 tahun ke depan. Jadi, sampai periode itulah pertumbuhan dapat disangga," kata Erani dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai catatan, Rasio Gini yang merupakan indikator tingkat ketimpangan secara konsisten turun tiap tahunnya. Indonesia mencatatkan rasio gini 0,414 pada September 2014.
Pemerataan Pembangunan
Erani menyebut, program utama yang didesain pemerintah untuk membangun pemerataan antara lain, Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial), dana desa, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), beras sejahtera (rastra), dan lain sebagainya.
"Agenda aksi keadilan ekonomi sudah menghasilkan capaian yang bagus dalam empat tahun terakhir," kata Erani.
Selain itu, pemerintah juga menggenjot pembangunan infrastruktur di wilayah Indonesia Bagian Timur dan pedesaan. Alhasil, infrastruktur tidak hanya menafkahi kebutuhan pertumbuhan, namun juga melaksanakan mandat pemerataan dan keadilan ekonomi.