Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp15.192 per dolar AS atau menguat dari akhir pekan lalu di Rp15.221 per dolar AS. Di kawasan Asia, mayoritas mata uang melemah dari dolar AS.
Mulai dari baht Thailand melemah 0,55 persen, yen Jepang minus 0,28 persen, dan peso Filipina minus 0,18 persen. Kemudian, renminbi China melemah 0,14 persen, rupee India minus 0,05 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,04 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Bangkit ke Level 5.840 |
Analis Monex Investindo Dini Nurhadi Yasyi mengatakan rupiah bergerak stagnan hari ini karena minim sentimen yang mempengaruhi pergerakan mata uang Garuda, baik dari dalam maupun luar negeri. Dari dalam negeri, sentimen terhadap rupiah baru ada pada hari esok ketika bank sentral nasional mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi Oktober 2018.
Selain itu, sentimen dari negara lain, misalnya Italia terkait perkembangan masalah defisit anggarannya yang melebihi ekspektasi Komisi Eropa juga belum ada kelanjutan. "Brexit juga belum ada update," pungkasnya.
(uli/agt)