Tawarkan Enam Blok, Dua Blok Migas Laku di Lelang Tahap II

Tim, CNN Indonesia | Senin, 22/10/2018 20:26 WIB
Tawarkan Enam Blok, Dua Blok Migas Laku di Lelang Tahap II Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan pemenang lelang wilayah kerja (wk) minyak dan gas (migas) konvensional tahap II 2018. Dari enam blok migas yang ditawarkan hanya dua blok migas yang ditetapkan sebagai pemenang, yaitu blok South Jambi B kepada Hong Kong Jindi Group Ltd dan blok Banyumas kepada PT Minarak Brantas Gas.

"Dari lelang tahap dua ini, enam blok yang ditawarkan dua laku. Hingga hari ini sudah ada enam wilayah kera yang laku dengan skema gross split," ujar Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar dalam konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Senin (22/10).

Sebelumnya, lelang blok migas tahap II 2018 dimulai dari 14 Agustus 2018 sampai dengan 12 Oktober 2018. Jumlah blok migas yang ditawarkan dalam lelang tahap II 2018 terdiri dari tiga blok migas produksi yaitu Makassar Strait, Selat Panjang, dan South Jambi 'B' dan tiga blok eksplorasi Southeast Mahakam, Banyumas, dan Andika Bumi Kita.



Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menyatakan hingga batas akhir pemasukan dokumen penawaran pada 12 Oktober 2018 terdapat 18 (delapan belas) dokumen penawaran yang diakses oleh peminat lelang. Namun, hanya empat blok migas yang menarik minat investor yaitu South Jambi B, Banyumas, Selat Panjang, dan Makassar Strait.

Setelah melakukan evaluasi, tim memutuskan untuk hanya blok South Jambi B dan Banyumas yang ditetapkan pemenangnya. Sementara itu, kontraktor peminat Selat Panjang dan Makassar Strait tidak memenuhi sebagian syarat yang diminta oleh pemerintah sehingga digugurkan. Namun, Arcandra tak merinci persyaratan apa yang tidak dipenuhi oleh kontraktor.

"Bagi blok yang tidak laku, maka ada kemungkinan kami masukan dalam lelang tahap selanjutnya yang akan dibuka pekan depan," ujarnya.


Dari lelang blok migas tahap II, pemerintah mendapatkan total bonus tanda tangan (signature bonus) mencapai US$5,5 juta yang akan dibayarkan kontraktor pemenang paling lambat akhir November 2018. Bonus tangan tersebut berasal dari Hong Kong Jindi Group sebesar US$5 juta dan sisanya dari Minarak Brantas Gas.

Selain itu, pemerintah juga mengantongi komitmen kerja pasti sebesar US$64 juta yang meliputi kegiatan geologi dan geospasial senilai US$1 juta, survey seismiK 2D 300 kilometer (km), seismik tiga dimensi 400 kilometer persegi dan pemboran empat sumur. Sebesar US$60 juta di antaranya untuk pengembangan blok South Jambi B.

(sfr/lav)