YLKI Imbau Lion Air Beri Kompensasi Kepada Keluarga Korban

CNN Indonesia | Senin, 29/10/2018 17:35 WIB
YLKI Imbau Lion Air Beri Kompensasi Kepada Keluarga Korban Posko evakuasi korban pesawat Lion Air JT-610 di JICT2, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati).
Jakarta, CNN Indonesia -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Kementerian Perhubuangan (Kemenhub) untuk memastikan Maskapai Lion Air bertanggung penuh terhadap hak-hak keperdataan penumpang kecelakaan pesawat sebagai korban, terkait kompensasi dan ganti rugi.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menanggapi kecelakaan pesawat Lion Air JT610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang yang terjadi pada Senin (29/10) pagi ini.

Menurut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 77 Tahun 2011, penumpang yang mengalami kecelakaan pesawat (meninggal dunia) berhak mendapatkan kompensasi sebesar Rp 1,25 miliar per jiwa.



"Manajemen Lion Air harus bisa memastikan keluarga atau ahli waris yang tinggalkan masa depannya tidak terlantar. Ada jaminan biaya pendidikan atau beasiswa untuk ahli waris yang masih usia sekolah," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Senin (29/10).

Tulus juga mengimbau Kemenhub untuk memastikan seluruh penerbangan, baik Lion Air maupun maskapai lain, tidak mengalami masalah terkait teknis dan keamanan. Pemerintah diminta meningkatkan pengawasan kepada seluruh maskapai, tak hanya terkait pengawasan, tetapi juga soal teknis performa manajerial.

Yayasan juga mendesak pihak Boeing untuk memberikan penjelasan atas kecelakaan pesawat JT 610, karena menggunakan pesawat jenis baru, B737 Max yang baru dirilis pada Agustus 2018.


Menurut dia, jatuhnya Lion Air 610 ke perairan Karawang, Jawa Barat, ini merupakan presedan buruk bagi citra penerbangan di Indonesia. Padahal saat ini sudah mulai mendapat apresiasi positif di dunia internasional.

Dalam kesempatan tersebut, YLKI turut mengucapkan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga korban atas musibah yang terjadi pagi ini. (sfr/lav)