Sri Mulyani, Menteri Keuangan mengatakan bila diakumulasi sejak 2009 jumlah penerbitan sukuk negara tercatat sebesar Rp144,7 triliun. Jumlah pendanaan proyek dari sukuk masih terbilang sangat kecil dibandingkan jumlah proyek yang kini sedang dibangun dan dibutuhkan Indonesia.
Ia mengatakan jumlah proyek yang dibiayai oleh sukuk masih bisa ditingkatkan dalam jangka pendek. "Karena melihat potensinya ada, infrastrukturnya; jalan, underpass, kereta api, irigasi, ada. Mungkin kami akan lihat proyek lain yang bisa berpotensi untuk dikembangkan," ujar Sri Mulyani, Kamis (1/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu berbanding terbalik dengan surat utang konvensional, di mana jumlah investornya sedikit tetapi pembeliannya besar per orang. "Setiap kami kampanye ini orang masih ada stigma bahwa ini utang, jadi seolah-olah najis atau haram," ujar Sri Mulyani.
Ani berkomitmen untuk mendorong pengembangan sukuk negara agar ke depannya lebih banyak masyarakat yang tertarik untuk memiliki portofolio tersebut. Salah satu yang perlu dilakukan, misalnya; inovasi instrumen, penyempurnaan infrastruktur kelembagaan, dan pengembangan jalur distribusinya.
Ani berkomitmen untuk mendorong pengembangan sukuk negara agar ke depannya lebih banyak masyarakat yang tertarik untuk memiliki portofolio tersebut. Salah satu yang perlu dilakukan, misalnya; inovasi instrumen, penyempurnaan infrastruktur kelembagaan, dan pengembangan jalur distribusinya.