Mendag Klaim Sudah Surati Bulog Agar Gelar Operasi Pasar

CNN Indonesia | Jumat, 02/11/2018 11:03 WIB
Mendag Klaim Sudah Surati Bulog Agar Gelar Operasi Pasar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku telah menyurati Perum (Bulog) untuk melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga beras di wilayah Jakarta. (CNN Indonesia/Dinda Audriene Muthmainah).
Nusa Dua, CNN Indonesia -- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku telah menyurati Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga beras di wilayah Jakarta.

"Kami sudah beri tahu dan tugaskan Bulog agar melakukan operasi pasar," ujar Enggar ditemui di sela Konferensi Internasional Sawit (IPOC) 2018 di Nusa Dua, Bali, Kamis (1/11).

Penugasan operasi pasar di wilayah DKI Jakarta, menurut dia, sesuai dengan surat permintaan yang diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Enggar pun menyerahkan pelaksanaannya pada Bulog.



"Pelaksanaan operasi pasar kami serahkan pada Bulog," terang dia.

Meski ada kenaikan harga, menurut Enggar, kenaikannya tak terlalu besar. Berdasarkan data BPS, rata-rata harga beras medium per Oktober di tingkat penggilingan naik 0,92 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi Rp9.385 per kg.

Sementara itu, rata-rata harga beras premium dan kualitas rendah naik 0,77 persen dan 0,75 persen menjadi Rp9.645 per kg dan Rp9.149 per kg.


Sebelumnya, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) meminta Perum Bulog memasok beras medium lantaran harganya merangkak naik. Harga beras medium di pasar induk menyentuh kisaran Rp9.200 per kilogram (kg), padahal harga normal beras medium di rentang Rp8.600-Rp8.700 per kg.

Direktur Utama Food Station Arief Prasetyo mengungkapkan beras premium membanjiri pasar induk, jumlahnya kurang lebih 70-80 persen dari ketersediaan beras. Sedangkan pasokan beras medium hanya 20 persen saja. Akibatnya, harga beras medium meningkat.

"Sedangkan konsumsi masyarakat banyak di beras medium. Jadi memang kami perlu diguyur beras medium," terang Arief.

(agi/lav)