Tambah Rp10 Triliun, MRT Fase 2 Diperpanjang Hingga Ancol

CNN Indonesia | Selasa, 06/11/2018 16:50 WIB
Tambah Rp10 Triliun, MRT Fase 2 Diperpanjang Hingga Ancol Ilustrasi MRT. (CNN Indonesia/Michael Josua).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase 2 akan diperpanjang dari semula hanya rute Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Stasiun Kota, menjadi ke Stadion Bersih, Manusiawi, dan Berwibawa (BMW) di Jakarta Utara. Pengerjaan dilakukan mulai Desember 2018, dan berlangsung selama 3 tahun ke depan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan pembangunan MRT fase 2 yang diperpanjang ini membutuhkan total biaya mencapai Rp30 triliun, biaya tersebut naik sekitar Rp10 triliun dari total kebutuhan awal yang hanya Rp20 triliun.

"Ada tambahan, mungkin sekitar Rp10 triliun lagi," imbuh Budi Karya setelah menjajali MRT HI-Lebak Bulus bersama Presiden RI di Jakarta, Selasa (6/11).



Dia mengaku mendapat mandat dari Presiden RI Joko Widodo agar pengerjaan proyek MRT Timur-Barat tersebut dapat dikerjakan bersamaan dengan fase 3 dari Cikarang menuju Balaraja sepanjang 87 kilometer.

"Karena kami lihat kebangkitan lalu lintas itu dari Ancol dan Priok, itu akan besar sekali," kata

Sebagai informasi, proyek pembangunan MRT ini sebelumnya mendapatkan pinjaman luar negeri dari Japan International Cooperation Agency (JIKA) sebesar 70,21 miliar yen atau setara dengan Rp9,44 trilun. Semula dana tersebut akan digunakan untuk melakukan pembangunan MRT fase 2.


Hingga kini, pemerintah belum berencana memperluas pembangunan MRT di luar daerah Jakarta. Pihaknya masih memaksimalkan penggunaan Light Rail Transit (LRT) sebagai moda transportasi di luar Jakarta.

"Pertama di Jakarta dulu, kalau di daerah-daerah kita LRT dulu. Nanti Tangerang Selatan kami harapkan juga bisa kalau ada sharing dari investor," jelasnya saat ditanyai perluasan pembangunan MRT ke luar Jakarta.

Hingga kini, proses pembangunan MRT fase 1 dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI sudah hampir memasuki tahap akhir, yakni mencapai 97 persen, Proyek ini diperkirakan rampung pada Maret 2019 mendatang.


Secara total, akan ada 16 kereta yang beroperasi pada fase pertama dari pembangunan MRT dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI ini. Nantinya, masyarakat akan dikenakan biaya Rp8.000-Rp9.000 untuk perjalanan menggunakan moda transportasi baru di Indonesia ini. (mjs/lav)