Jokowi Undang Jepang Kembangkan '10 Bali Baru'

CNN Indonesia | Jumat, 16/11/2018 18:46 WIB
Jokowi Undang Jepang Kembangkan '10 Bali Baru' Presiden Jokowi saat bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Istana Bogor beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Panca Syurkani/Pool)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo meminta Perdana Menteri Jepang Shinzu Abe mendorong investor Negeri Matahari Terbit tersebut berinvestasi dalam pengembangan "10 Bali Baru". Permintaan tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan Abe di sela-sela KTT ASEAN ke-33 di Singapura, Kamis (15/11) kemarin.

Sebagai informasi, pengembangan "10 Bali Baru" memang memerlukan anggaran yang besar. Perhitungan Kementerian Pariwisata beberapa waktu pengembangan tersebut membutuhkan investasi sampai dengan Rp500 triliun sampai dengan 2024 mendatang.

Selain itu, dalam pertemuan dengan Abe, Jokowi mengajukan banyak permintaan lain. Jokowi meminta Abe untuk mendorong investornya menanamkan investasi dan mengembangkan mobil listrik dan baterai lithium di Indonesia.



Ia juga minta Abe agar Jepang memberikan fleksibilitas dalam perundingan evaluasi perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Jepang (IJEPA).

"Saya ingin mengajak Yang Mulia untuk bersama-sama mendorong hal-hal tersebut dengan memanfaatkan momentum dan semangat 60 tahun perayaan hubungan bilateral Indonesia-Jepang," katanya kepada Abe, Kamis (15/11) kemarin seperti dikutip dari website Sekretariat Kabinet, Jumat (16/11).

Jokowi dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan keluh kesah Indonesia terhadap kebijakan sertifikasi sawit Jepang. Jokowi ingin agar sertifikasi Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO) yang sudah diterapkan Indonesia bisa diterima oleh Jepang. 

(agt/agt)