Kenaikan tingkat harga di Oktober ini sejalan dengan konsensus, tapi hanya setengah dari proyeksi Bank Jepang yang hanya sebesar 2 persen.
Dikutip dari AFP, Kementerian Dalam Negeri mencatat harga makanan dan energi naik hanya 0,4 persen secara tahunan. Tingkat kenaikan harga ini juga tak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.
Jepang telah berjuang deflasi selama bertahun-tahun. Kebijakan moneter mereka yang sangat longar pun tampaknya memiliki dampak yang terbatas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank sentral menurunkan perkiraan inflasi untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2019 menjadi 0,9 persen dari 1,1 persen.
Kendati demikian, Kepala BoJ Haruhiko Kuroda bersikeras realisasi inflasi tak akan banyak bergeser dari target.
Kuroda juga mengatakan bank sentral akan terus mencermati sejumlah masalah global. Ia menambahkan bahwa perang perdagangan berlarut-larut antara China dan AS dapat mempengaruhi ekonomi. (afp/agi)