Bulog Diminta Tak Batasi Beras Medium dalam Operasi Pasar

CNN Indonesia | Jumat, 23/11/2018 11:45 WIB
Bulog Diminta Tak Batasi Beras Medium dalam Operasi Pasar Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) mengingatkan Perum Bulog untuk tidak menahan pasokan beras medium dalam operasi pasar. Ketersediaan pasokan diperlukan supaya harga beras stabil pada akhir tahun.

Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso mengatakan suplai beras medium harus disesuaikan dengan kebutuhan di pasar. Jadi, Bulog tak perlu membatasi pasokan beras, khususnya tipe medium.

"Jadi kalau harga tetap tidak turun, Perum Bulog harus masuk terus, yang penting itu pasar diisi," ujar Sutarto kepada CNN Indonesia.com.



Dalam perhitungan, dibutuhkan pasokan sekitar 500 ribu ton sampai 1 juta ton hingga Januari 2018, agar harga beras nasional terjaga. Hitungan tersebut diperoleh dengan membandingkan jumlah pasokan beras sejahtera (rastra) sebesar 20 ribu ton per bulan.

Sutarto bilang rastra hanya salah satu indikator. Selain itu, Bulog perlu membandingkan antara pasokan dan konsumsi masyarakat. Saat ini, konsumsi masyarakat tiap bulan tercatat sekitar 2,7 juta-3 juta ton, sedangkan ketersediaan beras di gudang Bulog berkisar 1,5 juta-2 juta ton.

Namun demikian, lanjutnya, hal yang paling penting adalah Bulog harus mengguyur beras sesuai kebutuhan pasar.


"Jangan berpikir berapa jumlah yang dibutuhkan untuk menurunkan harga, karena menurut perhitungan berapa pun saat ini harus dilepas ke pasar," katanya.

Ia meyakini ketersediaan beras medium di gudang Bulog cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar. Selain menambah suplai di pasar induk, Sutarto bilang Bulog juga harus memetakan kebutuhan di seluruh Indonesia.

"Kalau pasokan ke Cipinang sudah dipenuhi dari Bulog, nanti yang di lapangan bagaimana? Misalnya Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur, mereka juga harus operasi pasar juga," ucapnya.


Sebagai informasi, Perum Bulog baru saja menggelontorkan beras medium ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) sebanyak 100 ton beras medium. Selanjutnya, Perum Bulog akan memasok 2.000 ton per hari ke PIBC. (ulf/lav)