"Tapi, para petugas meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana akibat cuaca buruk," ujar Agus seperti dikutip dari Antara, Minggu (23/12).
Agus menambahkan bahwa Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas I Banten dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Panti (PLP) kelas I Tanjung Priok disiapsiagakan untuk memantau dan memberikan bantuan kepada korban musibah tsunami di pesisir pantai di Selat Sunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menginformasikan bahwa seluruh petugas di pelabuhan, khususnya pelabuhan Banten agar memperhatikan faktor cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG di setiap kegiatan pelayarannya yang ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Maklumat Pelayaran oleh Ditjen Perhubungan Laut.
(antara/agt)