PUPR Fokus Rampungkan Proyek Jalan Pulau Terluar pada 2019

CNN Indonesia | Kamis, 10/01/2019 13:31 WIB
PUPR Fokus Rampungkan Proyek Jalan Pulau Terluar pada 2019 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan berfokus merampungkan pembangunan infrastruktur jalan di pulau-pulau terluar pada 2019. (Christie Stefanie).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan berfokus merampungkan pembangunan infrastruktur jalan di pulau-pulau terluar pada 2019.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebutkan pihaknya akan menyelesaikan pembangunan jalan-jalan di perbatasan, lintas wilayah, dan jalan lingkar di pulau-pulau, seperti di Sangihe, Talaud, Yamdena, Morotai, Nias dan Natuna.

"Semua pulau-pulau terluar jalan lingkarnya yang dibutuhkan terutama, itu akan kami fokuskan lebih ke sana," kata Menteri Basuki seperti dikutip dari Antara, Kamis (10/1).



Hal itu disampaikan oleh Menteri PUPR usai meresmikan dua sarana infrastruktur, yakni Dermaga TNI Angkatan Laut Tawiri serta revitalisasi kawasan Pantai Wainitu di Ambon, Maluku. Peresmian dilakukan bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Pembangunan proyek Dermaga TNI AL itu dilaksanakan sejak Maret 2017 dan rampung pada awal tahun ini. Proyek menghabiskan biaya mencapai Rp121 milliar. Sedangkan revitalisasi dan penataan kawasan Pantai Wainitu menghabiskan dana total mencapai Rp30,3 miliar.

Tak hanya itu, kedua pejabat itu juga akan meresmikan Jembatan Leta Oar Ralan yang menghubungkan Pulau Larat dan Pulau Yamdema, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Jembatan tersebut dibangun dengan biaya sekitar Rp123 miliar.

(Antara/lav)