Jokowi Gelontorkan Bantuan PKH Tahap Pertama Rp12,28 Triliun

CNN Indonesia | Kamis, 10/01/2019 20:30 WIB
Jokowi Gelontorkan Bantuan PKH Tahap Pertama Rp12,28 Triliun Presiden Joko Widodo menghadiri peluncuran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengucurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama pada Kamis (10/1) sebesar Rp12,28 triliun. Dalam APBN 2019, pemerintah pada tahu ini menargetkan penyaluran bantuan PKH mencapai Rp34,3 triliun kepada sebanyak 10 juta keluarga penerima.

Penyaluran bantuan sosial PKH tahap pertama dihadiri langsung oleh Jokowi di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1).

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan penyaluran bantuan tahap pertama ini dimajukan dari jadwal semula pada Februari 2019. Bantuan PKh tersebut akan disalurkan kepada sebanyak 10 juta keluarga penerima.


"Bantuan Sosial PKH (besarannya) diberikan bervariasi sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang memenuhi komponen maksimal berjumlah empat orang dalam satu keluarga," ujarnya.


Agus menyatakan bantuan PKH terbagi dua, yakni PKH tetap sebesar Rp550 ribu per keluarga per tahun dan PKH akses untuk keluarga yang tinggal di daerah sulit terjangkau sebesar Rp1 juta per keluarga per tahun.

Selain itu, menurut Agus, pemerintah juga memberikan bantuan tambahan bagi keluarga yang memiliki ibu hamil, anak sekolah, anggota lansia, dan penyandang disabilitas.

Ia merinci nilai bantuan tambahan tersebut, yakni ibu hamil Rp2,4 juta, anak balita Rp2,4 juta, siswa SD Rp900 ribu, murid SMP Rp1,5 juta, murid SMA Rp2 juta, lanjut usia 60 tahun lebih Rp2,4 juta, dan Rp2,4 juta bagi penyandang disabilitas.

Menurut Agus, untuk hari ini sebanyak 1.115 KPM yang berasal dari Kecamatan Ciracas menerima bantuan PKH, dengan total bantuan sebesar Rp1,34 miliar. Agus memastikan penarikan PKH di sejumlah daerah sudah bisa dilakukan.


Sementara itu, Presiden Jokowi menyatakan terjadi lonjakan yang signifikan dalam jumlah bantuan PKH yang disalurkan sejak 2015 sampai 2019. Pada 2015, bantuan PKH yang disalurkan hanya Rp5,4 triliun, kemudian meningkat pada 2016 menjadi Rp9,98 triliun, dan tahun lalu Rp17 triliun.

"Pemerintah betul-betul ingin memberikan perhatian, peningkatan kesejahteraan di keluarga keluarga penerima," kata Jokowi.

Jokowi pun mengingatkan kepada masyarakat penerima bantuan PKH tersebut hati-hati dalam menggunakannya. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan penggunaan bantuan PKH tepat sasaran.

"Kami minta kepada SDM pendamping PKH dilihat kegunaan uang-uang yang ada," ujarnya. (fra/agi)