Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Menguat Pagi Ini

CNN Indonesia | Kamis, 17/01/2019 09:23 WIB
Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Menguat Pagi Ini Ilustrasi nilai tukar rupiah. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah menguat 14 poin atau 0,1 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (17/1) ke posisi Rp14.141 per dolar AS.

Rupiah sempat dibuka melemah di posisi Rp14.134 per dolar AS dari posisi kemarin Rp14.127 per dolar AS. Namun, hingga pukul 09.20 WIB, rupiah mulai bergerak menguat.

Hampir seluruh mata uang Asia lainnya kompak menguat dari mata uang Negeri Paman Sam. Baht Thailand menguat 0,37 persen, yen Jepang 0,15 persen, peso Filipina 0,12 persen, ringgit Malaysia 0,05 persen, dolar Singapura 0,04 persen, won Korea Selatan 0,03 persen, dan dolar Hong Kong 0,02 persen.



Sementara mata uang utama negara maju bergerak variasi. Rubel Rusia melemah 0,04 persen, poundsterling Inggris minus 0,03 persen, dan dolar Kanada minus 0,01 persen.

Namun, franc Swiss stagnan. Sedangkan euro Eropa dan dolar Australia berada di zona hijau, masing-masing menguat 0,07 persen dan 0,09 persen.

Meski bergerak menguat pagi ini, Analis Monex Investindo Dini Nurhadi Yasyi memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.020-14.190 per dolar AS dengan kecenderungan melemah.


Sebenarnya menurut dia, ada sentimen positif dari domestik, yaitu berubah pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI). Konsensus pasar, sambungnya, memperkirakan bank sentral nasional akan mempertahankan bunga acuan di posisi 6 persen.

"Karena memang tidak ada urgensi lagi untuk BI menaikkan bunga acuan lagi. Rupiah sudah cukup menguat dan stabil," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (17/1).

Kendati demikian, sentimen tersebut. diperkirakan tertahan oleh sentimen eksternal, baik dari AS, Eropa, hingga China. (uli/agi)