IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2019 dan 2020

CNN Indonesia | Selasa, 22/01/2019 09:37 WIB
IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2019 dan 2020 Ilustrasi. (REUTERS/Johannes P. Christo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2019 dan 2020. Di sela-sela pertemuan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss tersebut, pada 2019 ini, mereka memperkirakan ekonomi dunia hanya akan tumbuh 3,5 persen tahun ini.

Perkiraan tersebut turun 0,2 persen jika dibandingkan proyeksi yang mereka pernah buat Oktober 2018 lalu.

Sementara itu, pada 2020 mereka memperkirakan ekonomi dunia hanya akan tumbuh 3,6 persen atau turun 0,1 persen dibandingkan dengan proyeksi yang mereka pernah buat pada Oktober 2018 lalu.


Managing Director IMF Christine Lagarde mengatakan pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan pelemahan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di China, Eropa dan sejumlah negara berkembang. Untuk Eropa, IMF memperkirakan pada 2029 ini ekonomi akan tumbuh 1,6 persen, atau 0,3 persen lebih rendah jika dibandingkan proyeksi yang mereka buat tiga bulan lalu.


Untuk ekonomi negara berkembang, IMF memperkirakan pada 2019 ini hanya akan tumbuh 4,5 persen, turun 0,2 persen dibandingkan dengan proyeksi mereka tiga bulan lalu dan turun dari pertumbuhan 2018 yang masih bisa mencapai 4,7 persen.

Selain itu, pemangkasan proyeksi juga dilakukan dengan mempertimbangkan dampak dari perang dunia.

Lagarde mengatakan kegagalan untuk menyelesaikan pertikaian dagang antara AS dengan China bisa mengganggu stabilitas dan melemahkan pertumbuhan ekonomi dunia.

"Setelah dua tahun pertumbuhan ekonomi cukup solid, ke depan nampaknya ekonomi dunia akan tumbuh lebih lamban dibanding yang diharapkan. Dan perlu diketahui juga, risiko ke depan makin meningkat," katanya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (22/1).


Walaupun memangkas proyeksi pertumbuhan global, IMF memutuskan tetap mempertahankan ramalan mereka atas ekonomi AS. Pada 2019 ini, mereka memperkirakan ekonomi AS masih akan bisa tumbuh 2,5 persen. Sementara itu, pada 2020, IMF memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh 1,8 persen.

Mereka juga tetap mempertahankan proyeksi yang mereka telah buat atas pertumbuhan ekonomi China. Mereka tetap memperkirakan ekonomi China pada 2019 dan 2020 akan tumbuh 6,2 persen. 

Meskipun demikian, Lagarde mengatakan proyeksi IMF atas ekonomi dua negara tersebut bisa saja meleset. Ramalan bisa berubah kalau harapan atas penyelesaian masalah perang dagang antara ke dua negara tersebut gagal.

(Reuters/agt)