KPPU Akan Panggil Airasia, Traveloka dan Tiket.com soal Tiket

CNN Indonesia | Jumat, 22/03/2019 07:27 WIB
KPPU Akan Panggil Airasia, Traveloka dan Tiket.com soal Tiket Ilustrasi. (REUTERS/Olivia Harris).
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan menelisik lebih jauh persoalan hilangnya tiket AirAsia dari sejumlah agen perjalanan daring (Online Travel Agent/OTA) sejak Februari 2019 lalu. Lembaga tersebut akan memanggil AirAsia serta dua agen perjalanan Traveloka dan Tiket.com.

Komisioner KPPU Kodrat Wibowo mengatakan pihaknya baru saja memutuskan untuk memanggil ketiga perusahaan itu pada Rabu (20/3) malam. Pihaknya melihat isu yang berkembang di media soal hilangnya tiket tersebut semakin liar.

"Jadi ini inisiatif kami, tidak ada yang melapor. Kami sudah menugaskan sekretariat untuk mengirimkan surat, mungkin hari ini sudah dikirim saya belum cek lagi," ucap Kodrat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/3).


Tak hanya dari media, alasan pemanggilan juga dilakukan atas saran dari sejumlah pihak. Sejauh ini ia belum bisa menyimpulkan apakah memang ada indikasi persaingan usaha tidak sehat dalam kasus tersebut.


"Tapi yang kami baca di media katanya ada indikasi secara eksplisit karena AirAsia tidak mengikuti strategi maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air jadi dikeluarkan dari agen itu," kata Kodrat.

Strategi yang dimaksud, berkaitan dengan pemberlakuan bagasi berbayar seperti yang diterapkan oleh Lion Air sejak Januari 2019. Seperti diketahui, kebijakan bagasi berbayar kemudian diikuti oleh anak usaha Garuda Indonesia, Citilink Indonesia yang juga berencana mengimplementasikan kebijakan itu.

"Apakah memang ada tekanan dari Garuda Indonesia dan Lion Air atau seperti apa, makanya kami mau panggil biar jelas, agar tidak gaduh," tutur dia.

Terkait jadwal pertemuan dengan Air Asia, Traveloka, dan Tiket.com, Kodrat belum bisa memberikan informasi yang pasti. Sementara, KPPU mengaku siap menerima masukan dari berbagai pihak, pengamat hingga konsumen demi menemukan solusi yang terbaik.

[Gambas:Video CNN]

Ketika dikonfirmasi kepada Direktur Utama AirAsia Dendy Kurniawan, ia mengatakan sudah menerima surat yang dikirim oleh KPPU. Namun, ia enggan menjelaskan spekulasi atau penilaian internal perusahaan terkait hilangnya penjualan tiket pesawat di berbagai agen perjalanan daring.

Yang pasti, dari catatannya ada 15 agen perjalanan daring yang sudah tak lagi memasarkan tiket Air Asia. Beberapa di antaranya WITA Tour, Goldern Rama Tour, Via.com, Traveloka, dan Tiket.com.

"Ditanyakan ke mereka kenapa mereka memutuskan tidak jualan tiket kami lagi," ucap Dendy.

CNNIndonesia.com masih mencoba menghubungi Traveloka dan Tiket.com untuk mengonfirmasi pemanggilan yang dilakukan KPPU.


[Gambas:Video CNN] (aud/agt)