Soal Sawit hingga ASEAN Mesti Jadi Fokus Debat Jokowi-Prabowo

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 30/03/2019 16:22 WIB
Soal Sawit hingga ASEAN Mesti Jadi Fokus Debat Jokowi-Prabowo Pengamat menyebut baik Jokowi atau pun Prabowo mesti menyoroti solusi soal sawit hingga posisi Indonesia di ASEAN dalam debat capres keempat malam ini. (WAHYUDI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat diplomasi dan pertahanan Aditya Batara menyebut ada sejumlah hal yang dianggap mesti menjadi fokus utama kedua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalam debat capres keempat Pilpres 2019, Sabtu (30/3) malam ini.

Aditya menyoroti permasalahan dinamika ekonomi Indonesia dengan Uni Eropa (UE) terkait sawit. Hal ini disebut sangat penting bagi Indonesia, karena sawit merupakan satu komoditas utama.

"Perhatikan dinamika dengan UE terkait sawit. Ini ekonomi sangat substansial karena menyangkut lapangan pekerjaan sangat besar di Indonesia. Apa yang akan dilakukan paslon?" ucap Aditya di d'Consulate Restaurant, Sabtu (30/3) siang.


Uni Eropa sebelumnya menetapkan kelapa sawit sebagai tanaman beresiko tinggi (high risk) terhadap deforestasi. Hal itu ditetapkan dalam kebijakan Renewable Energy Directive II (RED II) pada November 2018.


UE akan membatasi dan secara bertahap bakal menghapuskan penggunaan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) untuk biodiesel di Uni Eropa.

Selain itu, Aditya juga bakal menantikan kesadaran dan taktik para calon mengapitalisasi perang dagang Amerika Serikat dan China. Menurutnya, Indonesia harus mengambil banyak untung dari permasalahan dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu.

Ia juga menyoroti permasalahan Warga Negara Indonesia yang banyak terafiliasi dengan ISIS. Menurutnya, ISIS merupakan permasalahan lintas sektoral termasuk diplomasi.

Soal Sawit hingga ASEAN Mesti Jadi Fokus Debat Jokowi-PrabowoUE akan membatasi dan secara bertahap bakal menghapuskan penggunaan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) untuk biodiesel di Uni Eropa. Topik ini dianggap perlu didiskusikan dalam debat keempat malam ini. (REUTERS/Lai Seng Sin)
Merujuk data Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko pada Mei 2018, militan ISIS asal Indonesia yang masih di Suriah berjumlah 590 orang.

Sementara hasil riset International Centre for the Study of Radicalisation (ICSR) yang dirilis Juli 2018 menunjukkan sekitar 800 WNI tergabung ISIS, sekitar 183-300 orang kembali ke Indonesia.

"Ini mau diapain? Perlu hati-hati supaya bibit radikalisme dipotong ketika mereka kembali," tutur Aditya.

Indonesia dianggap juga memiliki peran sentral di kawasan ASEAN. Salah satunya disebabkan karena memiliki daerah paling luas dibandingkan negara tetangganya.


"Indonesia harus lebih mengambil peran lebih kuat di ASEAN, seperti permasalahan di Myanmar. Indonesia menjadi natural leader karena badannya paling gede. Tapi apakah kekuatannya sebesar badannya?" ucap Aditya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Widodo-Maruf Amin Roosdinal Salim menyatakan Jokowi sudah menyiapkan beberapa diplomasi yang bakal ditawarkan kepada Indonesia untuk lima tahun mendatang. Salah satunya adalah penguatan diplomasi kawasan.

"Kami akan pertajam kawasan seperti di ASEAN. Khususnya apa? Kita bagaimana kayak rohingya itu harus tuntas. Kedua, jalur maritim seperti selat Malaka, Laut Cina Selatan itu harus betul-betul fair buat Indonesia," kata Roosdinal.

Debat capres keempat akan digelar nanti malam di Hotel Shangri-la Jakarta mulai pukul 19.00 WIB. Debat mengambil tema pertahanan-keamanan, ideologi, pemerintahan dan hubungan internasional.

[Gambas:Video CNN] (chri/end)