Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) DJP Kemenkeu Hestu Yoga Saksama mengatakan angka ini merupakan rekapitulasi per 1 April 2019. Maklum saja, meski batas waktu terakhir penyampaian SPT sebenarnya sampai 31 Maret 2019, namun pemerintah memberi kelonggaran sampai 1 April.
Kelonggaran diberikan karena 31 Maret 2019 jatuh di hari Minggu, sehingga Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tidak beroperasi. "Sampai 1 April 2019 tadi malam, sebanyak 11,309 juta SPT yang disampaikan, termasuk 278 ribu dari WP badan," ujar Hestu kepada CNNIndonesia.com, Selasa (2/4).
Meski tak memenuhi target, namun ia menyatakan angka tersebut meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun lalu. Pasalnya, tahun lalu jumlah laporan SPT hanya 10,6 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk WP orang pribadi, penyampaian SPT naik 7,75 persen dari 10,23 juta menjadi 11,03 juta di tahun ini. "Dan dari seluruh SPT, 92,5 persen sudah melaporkan SPT secara elektronik, atau e-filing," papar dia.
Di tahun ini, DJP memang memasang target pelaporan SPT sebesar 15,85 juta WP. Angka tersebut mencapai 86,5 persen dari 18,33 juta WP yang harus melaporkan SPT-nya tahun ini.
"Kemudian, DJP juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para WP yang telah membayar pajak dan menyampaikan SPT tahunannya tepat waktu," pungkas Hestu. (glh/agt)