Rupiah tidak menguat sendiri. Di kawasan Asia, sejumlah mata uang juga menguat terhadap dolar AS.
Baht Thailand misalnya, menguat 0,06 persen, peso Filipina yang menguat 0,14 persen, won Korea yang menguat 0,25 persen, yen Jepang yang menguat 0,12 persen dan dolar Singapura yang menguat tipis 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi BI mencatat pada akhir Maret jumlah cadangan devisa mencapai US$124,54 miliar. Cadangan tersebut naik jika dibandingkan posisi Februari yang masih US$123,27 miliar.
"Sentimen masih sama dengan kemarin," katanya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (9/4).
Adapun sentimen yang menekan pergerakan rupiah kemarin datang dari banyak faktor. Salah satunya, data nonfarm payrolls Amerika Serikat Maret yang mencapai 196 ribu.
Data yang melampaui ekspektasi pasar tersebut telah memperkuat pergerakan dolar. Sentimen lain datang dari penyelesaian perundingan damai perang dagang antara Amerika Serikat dengan China yang masih berbelit-belit.
(agt)