Prabowo-Sandi Kalah di Hitung Cepat, Saham Saratoga Rontok

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 11:14 WIB
Prabowo-Sandi Kalah di Hitung Cepat, Saham Saratoga Rontok Capres Sandiaga Uno bersama dengan pemilik Saratoga lainnya. (www.saratoga-investama.com).
Jakarta, CNN Indonesia -- Saham perusahaan milik Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) anjlok 8,07 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (18/4). Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei mengunggulkan perolehan suara pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Saham Saratoga pagi ini di buka melemah tipis dari posisi 3.840 pada sehari sebelum penutupan pilpres ke level 3.830. Saham Saratoga terus melemah hingga sempat anjlok lebih dari 10 persen ke level 3.420 sebelum akhirnya kembali bergerak menguat.

Padahal sebelum pilpres, pergerakan saham Saratoga tercatat sempat menanjak dalam beberapa hari terakhir.



Data RTI mencatat asing pagi ini melepas saham Saratoga sebesar Rp60 miliar.

Berdasarkan data di Bursa Efek Indonesia (BEI), Sandiaga tercatat memiliki 21,61 persen saham Saratoga. Sementara sisanya dimiliki Edwin Soerayadjaya sebesar 31,04 persen dan PT Unitras Pratama sebesar 31,68 persen.


Sehari sebelum pilpres, manajemen Saratoga mengeluarkan pengumuman untuk melakukan pembelian kembali atas saham-saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan. Pembelian kembali akan dilaksanakan usai menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Mei 2019 dan diselenggarakan paling lambat 30 Juni 2020.

Guna melakukan aksi pembelian kembali saham tersebut, manajemen Saratoga menyiapkan dana sebesar Rp110 miliar. (agi/agi)