Sandiaga Jual Saham Saratoga Rp663 M Selama Kampanye Pilpres

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 14:44 WIB
Sandiaga Jual Saham Saratoga Rp663 M Selama Kampanye Pilpres Capres Sandiaga Uno tercatat melakukan penjualan saham miliknya pada PT Saratoga Investama Sedaya Tbk senilai Rp663 miliar sepanjang masa kampanye Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sandiaga Uno tercatat melakukan transaksi penjualan saham miliknya pada PT Saratoga Investama Sedaya Tbk sebanyak 167,75 juta saham senilai Rp663 miliar selama masa kampanye pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan saham Saratoga dilakukan Sandi sejak Oktober 2018 hingga pekan lalu. Seiring aksi penjualan saham tersebut, porsi kepemilikan Sandiaga pada Saratoga berkurang dari semula 27,79 persen menjadi 21,16 persen.

Jika dirinci, penjualan saham dilakukan melalui lima transaksi pada Oktober sebanyak 81,5 juta saham dengan harga Rp 3.776 per saham. Dana yang diraup mencapai Rp307,8 miliar.


Kemudian tujuh transaksi pada akhir November dan awal Desember sebanyak 58,85 juta saham dengan harga Rp3.776 per saham. Dana yang diperoleh mencapai Rp222,22 miliar.


Pada Maret, Sandiaga kembali menjual 8,4 juta saham seharga 3.777 per saham. Dana yang diraup mencapai Rp31,72 miliar.

Terakhir pada pekan lalu, Sandiaga melepas 19 juta saham seharga Rp3.775 per saham. Dana yang dikantongi Sandi sebesar Rp71,34 miliar.

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno sebelumnya mengakui penjualan saham Saratoga dilakukan dirinya guna membiayai kampanye pemilihan presiden (pilpres) 2019. Selain untuk membiayai kampanye, menurut dia, penjualan saham Saratoga cukup menguntungkan mengingat nilainya dalam keadaan baik.

"Saya mau menunjukkan. Kalau dari kami, kami akan transparan, kalau saya itu sumbernya penjulan saham, sebagian mungkin nanti akan mendanai kampanye dan itu akan sangat transparan, akan terlihat di laporan keuangan yang akan dirilis oleh badan pemenangan tiap akhir bulan," ungkapnya beberapa waktu lalu.


Sementara sehari sebelum pilpres, manajemen Saratoga mengeluarkan pengumuman untuk melakukan pembelian kembali atas saham-saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan. Pembelian kembali akan dilaksanakan usai menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Mei 2019 dan diselenggarakan paling lambat 30 Juni 2020.

Guna melakukan aksi pembelian kembali saham tersebut, manajemen Saratoga menyiapkan dana sebesar Rp110 miliar.

Saham Saratoga pada perdagangan pagi tadi sempat anjlok hingga 10 persen. Sementara hingga siang ini, saham Saratoga diperdagangkan di level 3.630, melemah 3,91 persen dari posisi penutupan sehari sebelum pilpres. 

(agi)