Direktur Utama BTN Maryono menjelaskan kehadiran anak usaha baru di sektor manajemen investasi akan membuat perusahaan lebih leluasa dalam menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang. Dengan begitu, opsi skema pembayaran yang bisa ditawarkan ke masyarakat semakin bervariasi.
"Pada akhirnya akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa memiliki rumah yang murah dan terjangkau. Ini sejalan dengan komitmen kami dalam mengemban tugas sebagai agen program satu juta rumah," ujarnya, Senin (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga melihat PNMIM mencatat kinerja keuangan yang baik yang dapat mendukung bisnis utama Bank BTN di bidang pembiayaan perumahan," terang Maryono.
"Perseroan juga menargetkan akan menjajakan aneka produk wealth management yang akan ditawarkan kepada para nasabah BTN Prioritas," katanya.
Diharapkan proses akuisisi dapat rampung pada Juni 2019 mendatang. Usai penandatanganan ini, pihaknya akan menyampaikan rencana pembelian saham PNMIM kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ia menambahkan perusahaan dalam jangka panjang berencana menggenggam mayoritas saham PNMIM. Namun, ia belum bisa memastikan kapan hal itu akan terealisasi.
"Ini baru 30 persen, ke depannya 60 persen. Nanti dilihat dulu ke depannya bertahap," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)