Antisipasi Arus Mudik: Proyek Disetop, Gerbang Dibongkar

CNN Indonesia | Kamis, 09/05/2019 02:43 WIB
Antisipasi Arus Mudik: Proyek Disetop, Gerbang Dibongkar Direktur Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Darat Budi Setiyadi. (CNN Indonesia/Safyra Primadhyta).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan pemudik melalui darat pada musim lebaran tahun ini. Salah satunya, dengan menghentikan pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur di jalur yang akan dilintasi pemudik.

Direktur Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengungkapkan pemudik jalur darat tahun ini diperkirakan meningkat karena beberapa faktor. Pertama, operasional jalur tol tersambung dari ujung barat ke ujung timur Jawa. Kedua, jalur tol di Sumatera sudah beroperasi. Ketiga, harga tiket pesawat yang tinggi membuat pemudik beralih dari jalur udara ke jalur darat.

Untuk itu, Kemenhub bersama aparat kepolisian, operator jalan tol dan instansi terkait menyusun serangkaian upaya untuk mengantisipasi dan mengurangi kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran 2019/1440 hijriah.


"Penghentian pekerjaan akan dilakukan pada proyek kereta cepat (KCIC), LRT, tol layang, dan proyek jalan tol Cibitung - Cilincing," ujar Budi saat ditemui CNNIndonesia.com di kantornya, Rabu (8/5).


Berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Budi mengungkapkan penghentian pekerjaan keempat proyek tersebut akan berlangsung selama 20 hari pada H-10 hingga H+10 lebaran.

Bongkar Gerbang Tol Cikarang

Selain menghentikan pekerjaan proyek, PT Jasa Marga (Persero) selaku operator jalan tol akan membongkar Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut) untuk dimajukan ke arah Cikopo dan Purbalenyi (Bandung dan Palimanan).

"Tadinya, orang mengambil kartu untuk masuk jalan tol dari Jakarta tertumpuk di satu gerbang ini (Cikarut) sekarang terpecah menjadi dua. Ini kan akan menambah kelancaran," ujarnya.

[Gambas:Video CNN] (sfr/lav)