Penukaran Uang di Monas Dimulai 13 Mei 2019

CNN Indonesia | Jumat, 10/05/2019 17:47 WIB
Penukaran Uang di Monas Dimulai 13 Mei 2019 Ilustrasi penukaran uang. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) menyebut layanan penukaran uang yang setiap tahunnya diadakan di Kompleks Monumen Nasional (Monas) akan dimulai pada 13 Mei 2019 nanti. Rencananya, layanan penukaran uang ini hanya akan berlangsung selama 12 hari dan berakhir pada 25 Mei 2019 mendatang.

Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi mengatakan layanan penukaran uang di Monas akan diluncurkan secara resmi pada 17 Mei. Selama 12 hari, BI menyediakan uang kas sebanyak Rp14,8 miliar.

"Jadi kalau sudah ada masyarakat yang sudah dapat Tunjangan Hari Raya (THR), silakan menukarkan uang di sana," jelasnya, Jumat (10/5).

Setelah Monas, pusat penukaran uang di Jakarta akan pindah Museum BI mulai tanggal 24 Mei hingga 8 Juni mendatang. Selama 16 hari tersebut, BI hanya menyediakan uang kartal Rp7,8 miliar. Ini sesuai dengan prediksi BI bahwa aktivitas penukaran uang akan marak terjadi sebelum perayaan lebaran.


Namun, BI membatasi jumlah penukaran uang hanya sebesar Rp3,9 juta per individunya. Ini disebabkan agar uang kartal tidak berkonsentrasi di satu orang tertentu dan nantinya disalahgunakan. Contohnya, untuk dijual kembali di pinggir jalan.

Nantinya, uang sebanyak Rp3,9 juta ini akan terdiri dua paket. Penukar bisa memilih paket 1, di mana kombinasi uang sudah ditentukan BI yang terdiri dari pecahan Rp20 ribu sebanyak Rp2 juta, pecahan Rp10 ribu sebanyak Rp1 juta, pecahan Rp5 ribu sebanyak Rp500 ribu, dan pecahan Rp2 ribu sebanyak Rp400 ribu.

Namun, masyarakat juga memilih paket 2. Yakni, masyarakat bisa mengombinasikan pecahan-pecahan uang dari penukaran uang sebanyak Rp3,9 juta.

"Dan nanti yang sudah menukarkan uangnya akan kami beri tanda, misalnya seperti tanda tinta layaknya sehabis pemilu. Ini demi mencegah penukaran uang berkonsentrasi di satu orang tertentu," imbuh Rosmaya.

[Gambas:Video CNN]

Ia melanjutkan Monas dan Museum BI merupakan dua dari 241 titik penukaran uang di Jabodetabek. Dalam menjalankan operasi tersebut, BI juga dibantu oleh 22 bank.

Selain menyediakan tempat penukaran uang, BI juga menyediakan kendaraan kas keliling dari mulai 13 Mei hingga 1 Juni 2019 mendatang. Mobil kas keliling BI akan memulai perjalanan dari Monas dan berakhir di rest area KM 37 tol Cikampek dan melewati titik-titik seperti Bogor, Kompleks DPR/MPR, Mabes TNI AL, Bareskrim, Pekan Raya Jakarta (PRJ), Mahkamah Agung, hingga Kantor Transmedia.

"Ini juga demi menghindari penjual uang yang tidak resmi yang kerap mendekati mobil-mobil masyarakat. Dengan kas keliling ini, sekarang giliran kami yang mendekati mereka," jelasnya.

BI sendiri meramal kebutuhan uang kartal selama masa lebaran kali ini mencapai Rp217,1 triliun atau meningkat 13,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu mencapai Rp191,3 triliun. Dari jumlah tersebut, kebutuhan uang kartal di Jabodetabek mencapai Rp51,5 triliun atau 23,7 persen dari total kebutuhan.


(glh/bir)