Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan hasil survei inflasi memang lebih tinggi ketimbang April 2019 sebesar 0,44 persen. Namun, tingkat inflasi justru terbilang rendah bila dibandingkan sesama bulan Ramadan pada tahun lalu.
"Ini masih lebih rendah, biasanya pola historisnya hampir mencapai 1 persen," ucap Perry di Kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat (17/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jadwal Penukaran Uang dan Lokasinya |
Selain dari bahan pangan, sambungnya, kontribusi inflasi juga berasal dari tiket angkutan udara. Namun, sumbangan inflasi dari kelompok pengeluaran ini justru menurun pada bulan ini, yaitu menjadi hanya 0,01 persen.
"Inflasi tarif angkutan udara sudah menurun, sumbangannya terhadap indeks harga konsumen mengecil," ungkapnya.
Sementara itu, hasil survei juga melihat tingkat inflasi secara tahunan yakni sebesar 3,14 persen. Angka tersebut sejatinya masih di bawah target inflasi BI sebesar 3,5 persen sampai akhir tahun ini. (lav/lav)