Ombudsman Minta Pemerintah Segera Gelar Operasi Pasar

CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 10:15 WIB
Ombudsman Minta Pemerintah Segera Gelar Operasi Pasar Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ombudsman meminta pemerintah segera melakukan operasi pasar di daerah yang harga bahan pokoknya masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal itu dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat jelang Lebaran.

"Kami khawatir kalau harga naik terlalu tinggi pasca lebaran turunnya rendah akibatnya inflasi tidak terkendali," ujar Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih saat berbuka puasa bersama dengan awak media di Gedung Ombudsman, Kamis (23/5).

Ombudsman, lanjut Ahmad, berkepentingan untuk melihat efektivitas dari upaya stabilitas harga yang dilakukan pemerintah. Untuk itu, pada 17 Mei 2019 lalu, Ombudsman pusat dan 34 kantor kantor perwakilannya di daerah secara serentak melakukan inspeksi terhadap 10 komoditas bahan pokok di seluruh Indonesia.


Inspeksi, menurut dia, dilakukan dengan metode wawancara langsung dengan pedagang sayur mayur, pedagang daging, dan pedagang sembako. Dari inspeksi tersebut, Ombudsman menemukan beberapa temuan penting.


Salah satunya terdapat komoditas yang memiliki kecenderungan harga naik seperti komoditas beras medium dan daging ayam broiler.

Untuk beras medium harga rata-rata masih di atas HET kecuali di Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua. Sementara broiler harga rata-rata daging ayam masih di atas HET kecuali Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Riau. Harga di separuh provinsi lainnya sudah berada di bawah HET.

Ombudsman juga menemukan kecenderungan harga stabil untuk komoditas gula pasir (curah), minyak goreng (curah), daging sapi lokal, telur dan bawang merah.

Untuk gula pasir curah, harga rata-rata masih di atas HET kecuali Aceh, Sumatra Selatan (Sumsel), Jawa Barat (Jabar), dan Jawa Tengah (Jateng). Sementara, di daerah lain seperti Sumatera Utara (Sumut), Riau, Jambi, dan Jawa Timur (Jatim) mendekati HET.


Kemudian, harga rata-rata minyak goreng (curah) masih di atas HET kecuali di Aceh, Sumsel, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimatan Tengah (Kalteng), dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Lalu daging sapi lokal, harga rata-rata di seluruh wilayah berada di atas HET. Selanjutnya, harga rata-rata telur masih di atas HET kecuali Aceh, Sumut, Sumsel, Bangka-Belitung (Babel),dan Jatim.

Sedangkan harga bawang merah di sebagian provinsi masih di atas HET seperti Papua, Kalteng, dan Sumsel.


Sementara, harga bawang putih yang sempat mencapai Rp80 ribu hingga Rp100 ribu cenderung menurun drastis. Namun harga rata-ratanya masih di atas Harga Kebijakan Pemerintah (HKP) kecuali di Jateng dan Jatim.

Selain melakukan operasi pasar, Ombudsman juga menyarankan pemerintah pusat segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran rantai pasok. Dengan demikian, pemerintah bisa memastikan ketersediaan bahan pokok tercukupi sejak H-10 Lebaran.

Hal itu juga bisa membantu pemerintah menjaga kestabilan harga untuk beberapa komoditi yang memiliki kecenderungan naik. (sfr/agi)