Kereta Sleeper Class untuk Mudik Laris 55 Persen Per Hari Ini

CNN Indonesia | Selasa, 28/05/2019 20:45 WIB
Kereta Sleeper Class untuk Mudik Laris 55 Persen Per Hari Ini Ilustrasi kereta sleeper class. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengaku penjualan tiket kereta api dengan fasilitas tempat tidur (sleeper class) belum ludes meski Lebaran kurang dari 10 hari lagi. Jumlah yang terjual baru 4.053 tiket atau 55,49 persen dari total yang disediakan, yakni 7.304 tiket.

Vice President Public Relation KAI Edy Kuswoyo menjelaskan perusahaan menjual tiket kereta sleeper class jenis luxury 1 sebanyak 1.584 tiket dan luxury 2 sebanyak 5.720 tiket. Sementara itu, yang terjual di luxury 1 tercatat 1.228 tiket dan luxury 2 baru 2.825 tiket.

"Okupansi luxury 1 sebesar 77,53 persen dan luxury 49,39 persen," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (28/5).

Walaupun penjualan belum sampai 90 persen-100 persen, tapi Edy mengaku tingkat okupansi atau keterisian kursi kereta sleeper class lebih cepat penuh tahun ini ketimbang tahun lalu. Terang saja, perusahaan menawarkan dua jenis kereta sleeper class yang bisa dipilih masyarakat.


"Tahun lalu hanya ada luxury 1 untuk kapasitas 16 orang, ada empat train set (rangkaian kereta) yang terdiri dari relasi Gambir, ke Surabaya Pasar Turi," jelasnya.

Sementara itu, baru-baru ini KAI meluncurkan kereta sleeper class jenis luxury 2 dengan kapasitas lebih banyak, yakni 26 orang. Ada enam rangkaian kereta dan tiga rute pilihan, yakni Yogyakarta, Solo, dan Malang.

Dari semua rute yang ditawarkan, kata Edy, tujuan Yogyakarta dan Solo menjadi yang paling laris terjual. Untuk harganya sendiri bervariasi dari sekitar Rp1,3 juta sampai Rp1,5 juta untuk kereta sleeper jenis luxury 1 dan tiket luxury 2 hanya dibanderol Rp750 ribu karena promo.

Sebelumnya, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan kereta luxury 2 ini merupakan generasi terbaru dari kereta luxury yang sebelumnya dirilis pada 2018 lalu. Namun, kereta ini tidak memiliki perbedaan banyak dibandingkan generasi sebelumnya.

[Gambas:Video CNN]

Ia merinci kereta luxury 2 dilengkapi kursi yang dapat direbahkan hingga 140 derajat secara elektrik dan bisa diputar 180 derajat, memiliki sandaran kaki elektrik, televisi, USB charging power source, foldable food tray, bantal, selimut, handuk wajah, train attendance button, lampu baca, dan fasilitas untuk kenyamanan penumpang lainnya.

Edi mengaku peluncuran kereta luxury 2 sengaja dilakukan guna mengakomodir kebutuhan penumpang. Pasalnya, tingkat okupansi untuk rute tertentu mencapai lebih dari 100 persen.

"Minat masyarakat untuk menggunakan kereta luxury generasi pertama sangat positif. Rata-rata okupansi kereta Argo Bromo Anggrek luxury (Gambir-Surabaya Pasar Turi pp) mencapai 108 persen," pungkas Edi.


(aud/bir)