Transaksi Penjualan Shopee Melesat 300 Persen selama Ramadan

CNN Indonesia | Selasa, 04/06/2019 17:13 WIB
Transaksi Penjualan Shopee Melesat 300 Persen selama Ramadan Perusahaan e-commerce, Shopee membukukan kenaikan transaksi penjualan mencapai 300 persen pada Ramadan tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu. (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan e-commerce, Shopee membukukan kenaikan transaksi penjualan mencapai 300 persen pada Ramadan tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini membuat rekor baru pada transaksi penjualan Sophee selama ini.

Direktur Sophee Indonesia Handika Jahja menjelaskan momen penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi faktor utama pendorong transaksi penjualan Sophee pada Ramadan

"THR mejadi faktor utama peningkatan transaksi sehingga mencatatkan rekor terbaru penjualan Shopee yang meningkat hingga 300 persen dibanding tahun lalu. Hasil ini tidak lepas dari dukungan mitra brand dan para penjualan yang berpartisipasi," ujar Handhika dalam keterangan resmi, Selasa (4/6).



Ia menjelaskan tingginya transaksi juga terlihat dari peningkatan trafik di aplikasi Shopee hingga dua kali lipat. Kendati demikian, Shopee tak menjabarkan berapa total nominal penjualan yang berhasil diperoleh e-commerce tersebut.

Selain didorong momen THR, menurut dia, pihaknya juga mendorong penjualan melalui beragam program diskon. Penjualan paling tinggi selama Ramadan, tercatat pada produk kecantikan, busana muslim, peralatan rumah, handphone dan aksesoris, serta otomotif.

"Menariknya, otomotif adalah kategori yang terlihat peningkatannya karena semakin banyak orang beralih ke Shopee untuk membeli aksesoris mobil," kata dia.


Tak hanya itu, menurut dia, pihaknya juga mencatat kota Bogor sebagai pembeli produk terbanyak selama periode Ramadan dibanding kota-kota lain.

Selain penjualan barang, Sophhe juga membantu memfasilitas Baznas untuk menampung zakat. Sejak mulai kampanye pada 29 Mei menurut dia, total dana zakat yang terkumpul mencapai Rp351,16 juta. (agi/agi)