Di kawasan Asia, rupiah melemah bersama yen Jepang minus 0,14 persen. Namun, mayoritas mata uang lain justru berada di zona hijau.
Ringgit Malaysia menguat 0,03 persen, dolar Hong Kong 0,05 persen, dolar Singapura 0,07 persen, baht Thailand 0,08 persen, peso Filipina 0,23 persen, yuan China 0,27 persen, dan won Korea Selatan 0,28 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara rube Rusia dan poundsterling Inggris stagnan. Sedangkan franc Swiss melemah 0,02 persen dari mata uang Negeri Paman Sam.
Kemudian, ada pula sentimen dari kenaikan peringkat utang Indonesia dari lembaga pemeringkat internasional, S&P. "Sementara dari luar, sentimennya masih kencang dari ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed," katanya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (11/6).
Selain itu, masih ada kekhawatiran pasar akan kelanjutan perang dagang AS-China. Meski, sentimen perang dagang AS-Meksiko yang mereda sempat memberikan angin segar kepada pasar.
(uli/agt/agt)