Trump Soal Suku Bunga: Mari Lihat Apa yang Dilakukan The Fed

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 11:08 WIB
Trump Soal Suku Bunga: Mari Lihat Apa yang Dilakukan The Fed Gubernur Federal Reserve Jerome Powell. (REUTERS/Jim Young).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus menekan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell untuk memenuhi keinginannya, yakni menurunkan suku bunga acuan.

Terbukti, ada laporan yang mengungkapkan bahwa sejak awal tahun ini, pengacara Gedung Putih berupaya mengeksplorasi legalitas hukum untuk melucuti Powell dari jabatan yang digenggam saat ini.

Ketika dikonfirmasi oleh wartawan apakah dia ingin melengserkan jabatan Powell, Trump tak memberi jawaban dengan pasti dan hanya berbalik meminta semua pihak melihat apa yang akan dilakukan Powell dengan kebijakan moneter.


"Mereka akan segera membuat pengumuman. Jadi kita lihat apa yang dia lakukan," jawab Trump seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/6).

Dalam laporan Bloomberg yang dikutip Antara disebutkan, penasihat Gedung Putih telah memeriksa aturan hukum untuk mengetahui peluang menurunkan jabatan Powell sebagai Gubernur The Fed pada Februari 2019. Hal itu sesaat setelah Trump membahas pemecatan Gubernur The Fed. Upaya pemecatan itu tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah bank sentral AS.


Ketika dikonfirmasi oleh media yang sama pada Selasa (18/6) waktu setempat, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow menolak untuk mengkonfirmasi ataupun menolak laporan dari Bloomberg.

Kudlow hanya mengatakan Trump tidak mempertimbangkan perubahan pada status Powell. Hal itu terjadi tepat ketika Powell mengadakan pertemuan penentuan suku bunga acuan yang dinanti seluruh pihak.

Sebelumnya, Trump telah berulang kali menyerang Powell karena menaikkan suku bunga. Kepala Negara mengklaim kenaikan suku bunga the Fed tahun lalu melemahkan kebijakan ekonomi dan perdagangan, terutama ketika ia berjuang mengatasi masalah perdagangan dengan China. Oktober lalu, Trump mengatakan the Fed sudah 'gila' di bawah Powell.

The Fed mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari di Washington pada Rabu (19/6) sore waktu setempat. Powell dan rekan-rekannya diperkirakan akan membiarkan suku bunga stabil, tetapi berpotensi meletakkan dasar untuk penurunan suku bunga akhir tahun ini.


Pada Selasa (18/6), Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengisyaratkan akan melonggarkan kebijakan untuk menangani inflasi rendah di seluruh Atlantik. Menanggapi hal itu, Trump mengatakan kebijakan menguntungkan Eropa dan tidak adil bagi AS.

"Saya ingin diberi ruang kompetisi yang setara, dan sejauh ini saya belum mendapatkannya," kata Trump.

Komentar tersebut menambah tekanan pada Powell yang menghadapi ekspektasi pasar keuangan untuk tiga penurunan suku bunga hingga akhir tahun. Hal itu dipicu data ekonomi yang melemah.

[Gambas:Video CNN] (Reuters/Antara/lav)