Jokowi: Enam Kali Rapat, Kebijakan Investasi belum 'Nendang'

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 17:22 WIB
Jokowi: Enam Kali Rapat, Kebijakan Investasi belum 'Nendang' Presiden Jokowi mengatakan pemerintah sudah enam kali rapat terbatas soal investasi dan ekspor tapi hasilnya belum 'nendang'. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan menterinya agar kebijakan investasi dan ekspor bisa dirumuskan secara konkret sehingga bisa dieksekusi. Ia juga ingin kesulitan yang dialami pelaku usaha didengar dan segera diatasi.

Permintaan disampaikannya dalam rapat terbatas 'Pembahasan Terobosan Kebijakan Investasi, Ekspor, dan Perpajakan', di Kantor Presiden, Rabu (19/6). Perintah ia sampaikan karena rapat terbatas yang digelarnya soal kebijakan investasi dan ekspor sudah digelar enam kali.


Walaupun sudah enam kali, tapi sampai saat ini kebijakan yang diterbitkan termasuk urusan perizinan belum memuaskan. Atas dasar itulah, ia meminta para menteri membuat terobosan kebijakan agar investasi, ekspor, hingga perpajakan bisa optimal.


"Saya kira saya sudah berkali-kali juga menyampaikan ekspor, investasi adalah kunci utama kita dalam menyelesaikan neraca perdagangan, defisit neraca transaksi berjalan. Kebijakan investasi, urusan perizinan menurut saya sampai saat ini tidak ada tendangannya apa-apa," tuturnya.

Hadir dalam rapat terbatas kali ini, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Hadir juga Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

[Gambas:Video CNN]
(fra/agt)