LinkAja Meluncur, Diklaim Sudah Bisa Digunakan di Singapura

CNN Indonesia | Senin, 01/07/2019 10:26 WIB
LinkAja Meluncur, Diklaim Sudah Bisa Digunakan di Singapura Ilustrasi aplikasi pembayaran online LinkAja. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengklaim aplikasi pembayaran LinkAja sudah bisa digunakan di Singapura. Artinya, pengguna bisa melakukan transaksi atau berbelanja di Negeri Jiran tersebut.

Ke depan, penggunaan aplikasi pembayaran online tersebut diharapkan bisa lebih luas lagi, meliputi Hong Kong, Malaysia, terutama Taiwan.

"Kami harapkan juga ke Taiwan, karena banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bisa mudah nantinya," ujarnya usai peluncuran LinkAja di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (30/6).

Kemudahan bagi TKI, sambung Rini, terkait dengan pengiriman uang untuk keluarga mereka di Indonesia (remitansi).


Menurut dia, LinkAja memberikan kemudahan pengguna dalam melakukan transaksi di berbagai merchant, membeli pulsa, membayar tagihan telepon atau listrik, berbelanja online, hingga mengirimkan uang.

Bagi pengguna baru yang belum memiliki rekening bank-bank BUMN, yaitu BRI, Mandiri, BNI, dan BTN, dapat menyetorkan uang untuk mengisi saldo di Cash in Cash Out di lebih dari 100 ribu titik di seluruh Indonesia, termasuk minimarket, Grapari Telkomsel, puluhan ribu ATM Link Himbara, dan jaringan ATM Bersama.

Sementara, bagi pengguna yang memiliki rekening bank BUMN dapat memasukkan dana melalui internet banking.

LinkAja merupakan sistem pembayaran nontunai yang dikembangkan oleh perusahaan patungan delapan BUMN, yakni PT Fintek Karya Nusantara.
[Gambas:Video CNN]


(Antara/bir)