Mandiri Sebut Gangguan Juga Pengaruhi Top-up Saldo e-Money

CNN Indonesia | Sabtu, 20/07/2019 11:25 WIB
Mandiri Sebut Gangguan Juga Pengaruhi Top-up Saldo e-Money Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Corporate secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan gangguan yang sempat dialami nasabah juga berimbas pada pengguna layanan uang elektronik, e-money. Kendati tetap bisa digunakan untuk bertransaksi, pengguna tidak bisa mengisi ulang saldo e-money.

"Top up e-money berdampak dari layanan yang sempat terganggu. Ada saldo bertambah, tapi ada yang kurang jadi membuktikan ini bukan bentuk penipuan (fraud)," kata Rohan disela konferensi media di gedung Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7).

Lebih lanjut Rohan menegaskan masalah menimpa 10 persen nasabah Bank Mandiri secara acak (random). menurutnya tidak ada kriteria khusus nasabah yang terkena imbas, lantaran ada nasabah yang melaporkan saldo berkurang dan bertambah.


Menurutnya, gangguan kali ini terjadi bukan karena masalah pada SDM dan sistem Bank Mandiri.

"Kami memastikan lagi ini [gangguan] bukan human eror. Kami rutin melakukan tiap malam. Bukan maintenance system," ucapnya.

Pihak Bank Mandiri memastikan pihaknya akan menampung segala keluhan yang dialami nasabah. Menyoal kekhawatiran saldo nasabah, ia memastikan gangguan ini tidak akan memengaruhi nominal tabungan seluruh nasabah Bank Mandiri.

"Dipastikan uang aman dan bisa dicek kembali dalam waktu maksimal dua jam," ucapnya.

Terkait kemungkinan saldo nasabah tidak kembali hingga jangka waktu dua jam, ia mengatakan nasabah bisa menyampaikan komplain melalui surel, call center, kantor cavang, dan lainnya.

"Kami berusaha memperbaiki ini, karena sistem data kembali ke sedia kala," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN] (els/evn)