Diketahui, selama ini KEK industri banyak tersebar di Pulau Jawa. "Kesepakatannya adalah KEK industri di Jawa, boleh. Tetapi, ada kriterianya," ujarnya, Senin (22/7).
Beberapa syarat, ia merinci pertama, industrinya berorientasi ekspor. Kedua, industri bergerak pada substitusi impor. Ketiga, industri mengolah bahan baku dan barang setengah jadi. Keempat, industri harus memiliki kegiatan berbasis teknologi tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku menerima permintaan pengembangan KEK industri di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Untuk KEK industri di Jawa Tengah akan diprioritaskan pada industri sektor otomotif, tekstil, dan komponen. "Kami dorong termasuk untuk komponen elektronik," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, pemerintah berencana untuk mengembangkan kluster digital selayaknya Digital Hub di Bumi Serpong Damai (BSD), Kluster Digital Nongsa, Batam, dan Kluster Digital Bandung.
"Sedangkan perguruan tinggi di Jawa Timur belum bergerak. Jadi, kami dorong juga supaya lebih merata talentanya," terang Airlangga.
Data Kemenko Perekonomian mengungkap 12 KEK industri telah dibangun, yakni Sei Mangkei, Tanjung Api-api, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Mandalika, Palu, Bitung, Morotai, Sorong, Arun Lhokseumawe, dan Galang Batang. Di Pulau Jawa sendiri, pemerintah telah membangun KEK pariwisata, yakni KEK Tanjung Lesung. (ulf/bir)