Kebijakan merumahkan karyawan merupakan dampak dari sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap 68 anak usaha Huawei.
"PHK akan dilakukan di unit usaha riset dan pengembangan (R&D), yakni Futurewei Technologies, yang didirikan di Texas, AS," imbuh pernyataan resmi Huawei, dilansir AFP, Selasa (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Percuma Ekonomi Tumbuh Kalau Kemakmuran Semu |
Sebagai diberitakan, Presiden AS Donald Trump menempatkan Huawei dalam daftar entitas yang wajib berlisensi untuk dapat memasok teknologi AS.
Trump menuding Huawei bekerja secara langsung dengan Pemerintah China. Tudingan itu kemudian dibantah oleh perusahaan.
Setelah bertemu Presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT G20 di Osaka, bulan lalu, Trump bilang akan meringankan hukuman terhadap Huawei. Dengan catatan, terdapat jaminan bahwa peralatan yang dijual di AS tidak akan menimbulkan risiko keamanan nasional.
[Gambas:Video CNN] (afp/bir)