BI Janji Utamakan Stabilitas agar Ekonomi Tak Tertekan

CNN Indonesia | Rabu, 07/08/2019 23:52 WIB
BI Janji Utamakan Stabilitas agar Ekonomi Tak Tertekan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti berjanji bakal menjaga kestabilan sistem keuangan. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Destry Damayanti yang baru saja resmi dilantik menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) menyatakan bakal mengutamakan stabilitas sistem keuangan Indonesia di tengah tekanan perlambatan ekonomi global. Hal tersebut dilakukan agar ekonomi domestik siap menghadapi ketidakpastian dan gejolak ekonomi global ke depan.

Ia menjelaskan stabilitas sistem keuangan perlu dijaga agar roda perekonomian bisa tetap berputar walaupun saat yang sama ekonomi global tertekan. Penjagaan tersebut salah satunya akan dilakukan dengan memastikan bahwa sumber likuiditas bagi bank dan perusahaan terjamin.

Jaminan likuiditas tersebut diperlukan agar industri tetap bisa bergerak dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, sistem keuangan yang stabil diperlukan sebagai bantalan ketika tekanan ekonomi global melambat.


Maklum, sekarang ini ekonomi global memang tengah mendapatkan tekanan hebat dari berlangsungnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Tekanan juga datang dari ketegangan hubungan antara Jepang dan Korea Selatan serta depresiasi nilai tukar yuan, mata uang China.

Masalah-masalah tersebut cukup mempengaruhi  membayangi laju kurs rupiah. Untuk itu, BI, sambungnya, akan terus berupaya mengeluarkan kebijakan yang mampu menjaga kestabilan sistem keuangan tersebut.

"Kami akan terus mempertahankan kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif karena kami tahu yang pertama adalah stabilitas, dengan adanya goncangan global akan mempengaruhi stabilitas sistem keuangan," ungkap Destry usai pelantikan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (7/8).

Untuk itu, ia menekankan BI akan terus berada di pasar dalam rangka memastikan terciptanya stabilitas sistem keuangan. Lebih lanjut, stabilitas sistem keuangan juga akan diupayakan dengan memperkuat koordinasi dengan sejumlah lembaga-lembaga terkait.

[Gambas:Video CNN]

Misalnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga pemerintah.  
Selain menjaga kestabilan sistem keuangan, Destry memastikan bank sentral nasional akan terus menjaga kestabilan inflasi. Kestabilan tersebut akan diciptakan dengan selalu menjaga pergerakan harga bahan pangan yang berpengaruh ke 'hajat hidup orang banyak'.

Supaya kestabilan harga tersebut bisa dijaga, BI akan terus memperkuat koordinasi pengendalian inflasi dengan berbagai lembaga yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

"Kami harap dengan masuknya BI dalam TPIP dan TPID, bisa berkontribusi ke stabilitas harga. Sebab masalah inflasi atau stabilitas harga bukan hanya fenomena moneter, tapi sektor riil juga," terangnya.

(uli/agt)