Gojek Gandeng Pemprov Jatim Perkuat Ekonomi Digital UMKM

Gojek, CNN Indonesia | Jumat, 09/08/2019 11:15 WIB
Gojek Gandeng Pemprov Jatim Perkuat Ekonomi Digital UMKM Gojek menggandeng Pemprov Jawa Timur untuk memperkuat potensi ekonomi digital di wilayah tersebut dengan layanan Gopay. (Foto: Dok. Gojek)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gojek menggandeng Pemprov Jawa Timur untuk memperkuat potensi ekonomi digital di wilayah tersebut dengan layanan Gopay.

Kerja sama itu dilakukan dengan acara penandatanganan MoU antara Gojek, Gopay dan Pemprov Jawa Timur, yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Area kerja sama itu di antaranya meliputi soal digitalisasi dan peningkatan promosi produk koperasi dan UMKM di Jawa Timur.

Chief Public Policy & Government Relations Gojek Group Shinto Nugroho mengatakan pihaknya bangga bisa mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi untuk pembangunan di Jatim.



"Sesuai dengan misi kami untuk memberikan dampak sosial seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia, Gojek berupaya menjawab tantangan yang dihadapi UMKM dengan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berkembang dengan memanfaatkan teknologi," ujarnya dalam keterangannya, Jumat (9/8).

Selain digitalisasi ekonomi, kerja sama itu juga mencakup pelatihan dan penyediaan fasilitas dalam program Gojek Wirausaha. Lainnya, pengembangan pembayaran layanan publik nontunai melalui GoPay, pengembangan promosi pariwisata Jawa Timur melalui GoTix, serta pengembangan talenta ekonomi digital di Jawa Timur melalui Millennial Job Center Pemprov Jatim.

Selain itu, dengan masuknya pembayaran nontunai di berbagai sektor layanan publik, GoPay juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa polres di Jatim sebagai proyek percontohan untuk kemudahan pembayaran SIM & SKCK secara nontunai.


"Gopay mendukung penggunaan ekonomi digital untuk pembangunan Jatim dengan menghadirkan pembayaran nontunai di pelbagai layanan publik. Melalui Gopay, semua transaksi akan tercatat dengan detail dan transparan, tentunya sejalan dengan visi Pemprov Jatim yakni Jatim Amanah," ujar Head of Sales GoPay Arno Tse.

Merujuk Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, kontribusi ekosistem Gojek terhadap perekonomian Indonesia mencapai Rp 44,2 triliun. Melalui berbagai layanannya, Gojek telah berkontribusi Rp2,2 triliun bagi perekonomian Kota Surabaya sejak 2018. (asa)