Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki, Kementerian Perindustrian Muhdori bilang mayoritas pelaku usaha China di sektor TPT dan alas kaki ini tidak mau bekerja sama dengan perusahaan asal Indonesia. Makanya, ia khawatir perusahaan di dalam negeri rentan tergerus.
"Pengalaman di industri tekstil dan alas kaki banyak investor China yang masuk di Jawa Tengah dan Jawa Barat, tapi mereka enggan kerja sama. Kalau ini terjadi, yang ada di dalam negeri akan terdistorsi," ujarnya di Jakarta, Rabu (4/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, secara keseluruhan ia menyebut bisnis TPT dan alas kaki merupakan dua sektor yang paling mampu bertahan di tengah lesunya ekonomi global, dibandingkan dengan bisnis lainnya di industri manufaktur. Kendati demikian, ia bilang pemerintah selalu berupaya melihat peluang di pasar.
Sebagai informasi, pemerintah menargetkan kontribusi sektor manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 19,3 persen dan kontribusi kepada ekspor nasional sebesar 75,9 persen pada 2024 mendatang.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)