Hal itu disampaikan Darmin merespons aksi unjuk rasa yang dilakukan para peternak ayam di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (5/9) kemarin. Para peternak ayam protes karena harga ayam hidup anjlok di tingkat produsen.
"Kita undang aja kementerian Pertanian dan Perdagangan," kata Darmin di kantornya, Jumat (6/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai dengan saat ini tidak ada perubahan, sehingga kami mohon untuk minta dipertemukan dengan pihak yang berkompeten di Kemenko Perekonomian," katanya, Kamis (5/9).
Menurut dia, penyebab jatuhnya harga ayam di tingkat peternak adalah kelebihan pasokan ayam di lapangan. Oleh sebab itu solusi jangka pendek adalah perusahaan yang memliki budidaya besar mengambil ayam di lapangan dan memasukkannya ke rumah potong hewan (RPH) dan ruang penyimpanan beku (cold storage) sehingga menekan pasokan.
"(Pihak) yang punya peran ini perusahaan besar, aturannya setiap kelompok atau perusahaan yang mempunyai 300 ribu ekor harus ada rumah potong ayam," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (sas/lav)