Harga Ayam Anjlok, Darmin Janji Panggil Mendag dan Mentan

CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 18:02 WIB
Harga Ayam Anjlok, Darmin Janji Panggil Mendag dan Mentan Demonstrasi para peternak ayam di depan Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku akan mengundang Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk membahas harga ayam hidup yang anjlok di tingkat produsen.

Hal itu disampaikan Darmin merespons aksi unjuk rasa yang dilakukan para peternak ayam di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (5/9) kemarin. Para peternak ayam protes karena harga ayam hidup anjlok di tingkat produsen.

"Kita undang aja kementerian Pertanian dan Perdagangan," kata Darmin di kantornya, Jumat (6/9).


Namun, ia enggan menjawab secara rinci waktu pemanggilan kedua menteri tersebut.

Dalam kesempatan berbeda, Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Pengusaha Peternak Ayam Nasional (Gopan) Sugeng Wahyudi mengatakan harga ayam di tingkat peternak anjlok hingga menyentuh Rp8.000 per kilogram (Kg) pada Agustus. Harga ayam terpaut jauh dengan harga pokok produksi (HPP) yang diklaim mencapai Rp18 ribu per kg. Ia menyatakan jatuhnya harga ayam sudah berlangsung selama 13 bulan terakhir.

Sebelum mendatangi Kantor Kemenko Perekonomian, ia menuturkan peternak telah berkali-kali melakukan pertemuan dan evaluasi yang melibatkan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Mereka juga telah berjumpa Kementerian Perdagangan dan Bareskrim Polri. Namun, segala upaya itu tak membuahkan hasil.

"Sampai dengan saat ini tidak ada perubahan, sehingga kami mohon untuk minta dipertemukan dengan pihak yang berkompeten di Kemenko Perekonomian," katanya, Kamis (5/9).

Menurut dia, penyebab jatuhnya harga ayam di tingkat peternak adalah kelebihan pasokan ayam di lapangan. Oleh sebab itu solusi jangka pendek adalah perusahaan yang memliki budidaya besar mengambil ayam di lapangan dan memasukkannya ke rumah potong hewan (RPH) dan ruang penyimpanan beku (cold storage) sehingga menekan pasokan.

"(Pihak) yang punya peran ini perusahaan besar, aturannya setiap kelompok atau perusahaan yang mempunyai 300 ribu ekor harus ada rumah potong ayam," tuturnya.

[Gambas:Video CNN] (sas/lav)