Untungnya, sifat konsumtif itu dibarengi oleh karakteristik generasi muda yang masih produktif sehingga memiliki daya beli (buying power). Bahkan, generasi milenial berani besar pasak daripada tiang karena menganggap karir masih panjang.
"Kalau anak muda gajinya Rp10 juta atau Rp20 juta berani belanja Rp30 juta karena punya future income (pendapatan di masa mendatang)," ujar Destry di Museum Bank Indonesia, seperti dikutip dari Antara, Jumat (6/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Era digital enggak bisa dihindari jadi kita enggak boleh against (melawan) ekonomi digital. Jangan anggap sebagai disrupsi.
Peneliti Institute or Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus menilai perekonomian Indonesia memang diuntungkan karena sebagian besar ditopang oleh faktor domestik, yaitu konsumsi rumah tangga.
[Gambas:Video CNN]
Sementara, kombinasi investasi, belanja pemerintah, dan perdagangan internasional kontribusinya tidak sampai separuh terhadap perekonomian.
"Ekonomi kita tumbuh itu paling besar dikarenakan ekonomi domestiknya masih kuat seperti konsumsi rumah tangga yang menjadi andalan utama bagi pertumbuhan ekonomi kita," ujar Ahmad.