'Kucing-kucingan' ala Bos Sriwijaya dan Citilink Usai Rapat

CNN Indonesia | Rabu, 11/09/2019 14:54 WIB
'Kucing-kucingan' ala Bos Sriwijaya dan Citilink Usai Rapat Ilustrasi Sriwijaya Air. (CNN Indonesia/Agust Supriadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Citilink Indonesia, PT Sriwijaya Air, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menggelar rapat membahas perombakan direksi Sriwijaya Air di Graha BNI, Rabu (11/9).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, rapat berlangsung tertutup selama hampir dua jam sejak pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB.  Rapat tepatnya dilaksanakan di lantai 25.

Namun, awak media tidak diperkenankan menunggu di lantai tersebut.  Sejumlah pihak yang hadir dalam acara tersebut, yakni mantan Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Andriaan Saul, mantan Direktur Komersial Joeph K. Tendean, Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo, Direktur Niaga Citilink Indonesia Benny Rustanto, dan Direktur Keuangan Citilink Ester Siahaan.


Kemudian, dua direksi dari Garuda Indonesia turut hadir dalam rapat tersebut. Mereka adalah Direktur Keuangan Fuad Rizal dan Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem Hery Akhyar.

Dua mantan direktur Sriwijaya Air, Ester Siahaan, dan dua direksi Garuda terpantau turun lebih dulu ke lobi utama. Namun, media tidak diperkenankan memasuki lobi. Bahkan, media diminta untuk menunggu ke salah satu restoran di Kantor BNI tersebut.

Tak lama kemudian, Juliandra dan Hery pun ikut turun ke lobi utama. Hanya saja, mereka semua keluar lewat basement.

Dalam hal ini, awak media pun dihalangi untuk pergi ke basement. Sehingga tak bisa menanyakan mengenai hasil rapat.

CNNIndonesia.com sejak pagi sudah mencoba mengkonfirmasi terkait rapat hari ini kepada Joseph Andriaan, Joseph Tendean, Juliandra, hingga pemilik Sriwijaya Air Chandra Lie. Namun, tak ada yang merespons hingga berita ini diturunkan.

Sebelumnya, pemegang saham Sriwijaya Air merombak jajaran direksi dalam rapat dewan komisaris dan direksi pada Senin (9/9). Beberapa yang dicopot adalah Joseph Andriaan, Joeph Tendean, dan Direktur Sumber Daya Manusia dan Layanan Harkandri M. Dahler.

[Gambas:Video CNN]
Hal itu tertulis dalam surat yang diterima oleh CNNIndonesia.com. "Keputusan Dewan Komisaris PT Sriwijaya Air mengangkat Bapak Anthony Raimond Tampubolon selaku Plt Direktur Utama, Plt Direktur of Human Capital and Service dan Plt Director of Commercial," demikian tertulis dalam surat pemberitahuan yang diterbitkan Sriwijaya Air.

Selain itu, Robert D. Waloni berperan sebagai pelaksana tugas harian direktur utama. Sementara itu, Rifai menjabat sebagai pelaksana tugas harian Direktur Komersial.

Selain itu, dalam surat lainnya yang diterima redaksi menyebutkan bahwa Citilink Indonesia tak terima dengan pencopotan sejumlah direksi. Juliandra, sebagai pihak yang menandatangani surat itu menyatakan bahwa pihak komisaris Sriwijaya Air seharusnya berkoordinasi dengan manajemen dalam mengambil keputusan tersebut.

Persoalannya, Citilink Indonesia saat ini masih menjalin kerja sama (KSM) dengan Sriwijaya Air. Kerja sama dilakukan dalam rangka penyelesaian utang kepada sejumlah perusahaan pelat merah, seperti PT GMF AeroAsia Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Pertamina (Persero).

"Dalam pasal 5 perjanjian KSM yang mengatur hak dan kewajiban Citilink untuk melalukan seleksi atas pengurus Sriwijaya dan anak Sriwijaya," ucap Juliandra dalam surat tersebut.

(aud/agt)