LinkAja Bidik 1 Juta Nasabah Hijrah ke Dompet Digital Syariah

CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 06:00 WIB
LinkAja Bidik 1 Juta Nasabah Hijrah ke Dompet Digital Syariah Ilustrasi LinkAja. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Finarya pemegang izin uang elektronik LinkAja berharap 1 juta penggunanya bisa beralih ke LinkAja Syariah pada akhir tahun 2020. Target dibuat berkaitan dengan rencana penerbitan LinkAja berbasis syariah November mendatang.

Group Head Sales Channel dan Sharia Unit Link Aja Widjayanto Djaenudin mengatakan saat ini pelanggan LinkAja mencapai 30 juta. Ia berharap dari pelanggan tersebut, beberapa di antaranya bisa beralih ke LinkAja Syariah.

"Secara flow ini adalah fitur di LinkAja secara aplikasi akan memiliki LinkAja syariah. Sebetulnya kami menjangkau pengguna yang sudah ada untuk bisa beralih ke syariah," kata Widjayanto di Jakarta, Senin (16/9).


Selain menyasar pengguna yang sudah ada, LinkAja Syariah pun akan berusaha menyasar pasar syariah lain. Jika dilihat dari data Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Agama, terdapat 25 juta nasabah perbankan syariah, 48 ribu karyawan bank syariah, dan 4 juta santri di sekitar 25 ribu pesantren.

Pasar tersebut mereka rasa cukup menjanjikan bisnis LinkAja Syariah ke depan. Menurut Widjayanto Indonesia sebagai pasar dengan populasi penduduk Muslim terbesar di dunia masih memiliki potensi besar yang bisa dicapai pada industri fintech berbasis syariah.

Lebih lanjut, Widjayanto menjelaskan saat ini pihaknya memang sedang mengurus proses perizinan di Bank Indonesia untuk mengembangkan fitur LinkAja syariah. Ia berharap LinkAja Syariah ini bisa mengembangkan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

"Kedepan, potensi ekonomi syariah besar sekali. Indonesia dengan mayoritas (penduduk beragama) Islam terbesar di dunia. Sisi Fintech masih minim, bisa dibilang masih pioner sistem pembayaran ini. Jadi LinkAja syariah ke depan bisa sama-sama mengembangkan ekosistem ekonomi syariah," tutur Widjayanto.

Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) Afdhal Aliasar mengatakan peluncuran LinkAja syariah akan dilakukan bertepatan dengan festival syariah internasional yang diinisiasi bersama Bank Indonesia (BI).

"Insyaallah kami akan meminta Pak Presiden (Jokowi) untuk launching (meluncurkan) LinkAja Syariah sebagai alat pembayaran digital di Indonesia," katanya.

[Gambas:Video CNN] (sas/agt)