Pemerintah Terancam Gagal Capai Target Peremajaan Sawit

CNN Indonesia | Kamis, 19/09/2019 20:00 WIB
Pemerintah Terancam Gagal Capai Target Peremajaan Sawit Ilustrasi kebun sawit. (REUTERS/Lai Seng Sin).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah memperkirakan target peremajaan perkebunan (replanting) kelapa sawit rakyat tahun ini, 200 ribu hektare (ha), gagal tercapai. Alasannya, proses administrasi dan verifikasi replanting masih cukup menyulitkan bagi petani plasma sawit.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono memprediksi realisasi replanting kemungkinan hanya mencapai 111 ribu sampai 119 ribu ha hingga akhir tahun. Proyeksi ini berasal dari belum ada satu hektare pun lahan yang diremajakan kembali pada periode Januari-Juni 2019.

Sementara itu, realisasi pemberian rekomendasi teknis replanting cuma mencapai 51 ribu ha pada periode Juli-Agustus 2019. Lalu, pada September-Desember 2019, proyeksi penerbitan rekomendasi teknis hanya sebanyak 15 ribu sampai 17 ribu ha per bulan.


"Kendala lebih ke administrasi setelah tiga bulan evaluasi. Makanya kami tidak bisa sendirian, kami akan melibatkan surveyor, sehingga tidak hanya dari tim kami, supaya ada percepatan," ujar Kasdi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (19/9).

Ia mengatakan kerja sama dengan surveyor sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kepala Sawit (BPDP-KS). "Nanti kami lelang (kerja samanya), tapi BPDP-KS pernah mencoba pilot project dengan PT Surveyor Indonesia, nanti kami lihat," katanya.

Bersamaan dengan target yang tak tercapai pada tahun ini, Kasdi mengatakan pemerintah akan lebih realistis memasang target replanting. Ke depan, target replanting akan diturunkan dari 200 ribu menjadi 180 ribu ha per tahun.  Konsekuensinya, penurunan target replanting membuat pencapaian target jangka panjang juga ikut jauh panggang dari api.

Semula, pemerintah menargetkan replanting bisa mencapai 2,49 juta ha di seluruh Indonesia dalam kurun waktu 2017-2021. Namun, dengan perubahan target replanting per tahun, maka kemungkinan program ini baru selesai dalam kurun waktu 13 tahun.

Dengan realisasi replanting baru mencapai 51 ribu hektare, bantuan dana replanting yang sudah dikeluarkan oleh BPDP-KS baru Rp1,27 triliun. Sebagai catatan, BPDP-KS mengalokasikan dana replanting sekitar Rp25 juta per ha. Adapun dana yang disiapkan tahun ini mencapai Rp2 triliun.

[Gambas:Video CNN] (uli/sfr)