Harga Emas Melorot Rp8.000 per Gram Tertekan Sinyal AS-China

CNN Indonesia | Jumat, 11/10/2019 09:23 WIB
Harga Emas Melorot Rp8.000 per Gram Tertekan Sinyal AS-China Ilustrasi emas batangan. (Wahyu Putro A).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp758 ribu per gram pada Jumat (11/10). Posisi ini merosot Rp8.000 dari Rp766 ribu per gram pada Kamis (10/10).

Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) anjlok hingga Rp11 ribu dari semula Rp690 ribu menjadi Rp679 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp407,5 ribu, 2 gram Rp1,48 juta, 3 gram Rp2,2 juta, 5 gram Rp3,65 juta, 10 gram Rp7,23 juta, 25 gram Rp17,98 juta, dan 50 gram Rp35,88 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp71,7 juta, 250 gram Rp179 juta, 500 gram Rp357,8 juta, dan 1 kilogram Rp711,6 juta.


Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.497,9 per troy ons atau melemah 0,2 persen. Sebaliknya harga emas di perdagangan spot masih menguat tipis 0,06 persen ke US$1.494,86 per troy ons pada pagi ini.

Analis Maxco Futures Suluh Adil Wicaksono mengatakan harga emas di pasar internasional kembali anjlok karena negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan China memberikan sinyal positif kepada pasar. Sekalipun, rincian hasil komunikasi kedua negara baru akan diketahui malam ini.

Namun, menurut Suluh, hal ini langsung membuat pelaku pasar percaya diri untuk mengambil aset berisiko, seperti saham. Kemudian, mengurangi kepemilikan aset safe haven mereka, seperti emas.

"Bahkan, emas Antam hari ini turun tajam, lebih murah untuk dibeli per gramnya. Pelaku pasar sedang menunggu harga rendah untuk beli kembali," ucap Suluh kepada CNNIndonesia.com, Jumat (11/10).

Lebih lanjut, ia memperkirakan harga emas akan bergerak di level support US$1.500 per troy ons dan resistance di US$1.480 per troy ons pada hari ini. Di sisi lain, belum ada sentimen yang mampu menguatkan harga emas. (uli/lav)