Agus Gumiwang, Anak Menteri Soeharto yang Jadi Menperin

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 12:10 WIB
Agus Gumiwang, Anak Menteri Soeharto yang Jadi Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Jokowi resmi menunjuk Politikus Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita untuk menjadi menteri perindustrian pada era Kabinet Indonesia Maju. Ia menggantikan kursi yang sebelumnya ditempati oleh bosnya di Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam, Agus menjadi politikus Golkar ketiga yang mendatangi istana negara setelah Airlangga Hartarto dan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu alias Tetty meski belakangan urung bertemu Jokowi, Senin (21/10) lalu.

Menteri sosial (mensos) di periode pertama Jokowi ini merupakan anak dari politikus senior Partai Golkar Ginandjar Kartasasmita. Agus ditunjuk sebagai mensos menggantikan Idrus Marham yang terjerat kasus korupsi proyek PLTU Riau pada Agustus 2018.

Pria kelahiran 50 tahun lalu ini memulai karier politiknya bersama partai berlambang pohon beringin itu pada usia 28 tahun.


Agus mengawalinya dengan menjadi anggota MPR perwakilan dari unsur pengusaha pada periode 1997-1999. Kemudian dalam pemilu 1999, ia terpilih menjadi anggota DPR mewakili wilayah Jawa Barat II.

Agus kembali menjadi anggota DPR periode 2009-2014 dan 2014-2019. Sebelum menjabat sebagai mensos, Agus juga sempat bertugas sebagai bendahara di Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada pilpres lalu.

Selain dikenal sebagai politikus, Agus juga merupakan pengusaha yang namanya tercatat di sejumlah perusahaan, yakni sebagai Presiden Direktur PT Agumar Eka pada 1994-1999 dan Komisaris PT Asiana Lintas Development sejak 2012 hingga saat ini.

Nama Agus sempat mencuat pada Pilpres 2014 saat terancam dipecat Partai Golkar karena mendukung Jokowi-Jusuf Kalla. Saat itu Partai Golkar masih menyatakan dukungan pada pasangan Prabowo-Hatta Rajasa.

Agus kemudian dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR dari fraksi Golkar diduga karena menyatakan dukungannya pada Jokowi-JK secara terbuka. Agus saat itu juga dirotasi dari Komisi I ke Komisi VIII DPR.

Terakhir, ia menjabat sebagai Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pengabdian Masyarakat sejak tahun 2016 hingga 2019.
Saat ditunjuk menjadi mensos, Agus mengaku siap mengejar target penurunan tingkat kemiskinan menjadi 9 persen. Salah satunya dengan memaksimalkan program bansos, terutama Program Keluarga Harapan (PKH) demi mendorong daya beli masyarakat.

Di periode kedua, ia mendapatkan amanat untuk membangun sumber daya manusia, mengawal transformasi industri manufaktur dan meningkatkan peran industri kecil pada rantai pasok nasional.
[Gambas:Video CNN] (pris/agt)