"Saya kira urusan berkaitan dengan realisasi EBT (Energi Baru Terbarukan) dan pengurangan impor migas, dan lain-lain berada di bawah beliau," ujar Jokowi saat mengumumkan nama anggota Kabinet Kerja di Istana Negara, Senin (21/10).
Pria kelahiran Jakarta, 19 Juni 1953 ini menamatkan pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Kimia pada 1972.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir, Arifin mengemban amanat dari Jokowi untuk menduduki posisi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang setelah diangkat pada 13 Maret 2017 lalu.
Di sela kesibukannya, ia juga aktif pada kepengurusan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Tercatat, ia ditunjuk sebagai wakil ketua umum III PBVSI periode 2010-2014. Lalu, pada periode 2014-2018, ia menjabat sebagai dewan penyantun PBVSI.
[Gambas:Video CNN]
(lav/sfr/lav)