Basuki Hadimuljono, 'Daendels' yang Dua Kali Dipercaya Jokowi

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 10:43 WIB
Basuki Hadimuljono, 'Daendels' yang Dua Kali Dipercaya Jokowi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat periode 2014-2019 Basuki Hadimuljono. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Jokowi kembali menunjuk  Basuki Hadimuljono menjadi menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kabinet Indonesia Maju.

Pria yang memiliki nama lengkap Mochamad Basuki Hadimuljono ini memang menorehkan kinerja apik sepanjang periode Kabinet Kerja Jilid 1. Prestasi Basuki yang paling lekat di benak masyarakat Indonesia adalah pembangunan Tol Trans Jawa yang menyambungkan Merak hingga Banyuwangi.

Karena kesuksesan tersebut, Jokowi menjulukinya sebagai 'Daendels' baru. Sebagaimana diketahui, Daendels adalah Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang memerintahkan pembangunan jalan dari Anyer, Banten sampai Panarukan, Jawa Timur.


"Ini ada Daendels baru, yaitu Menteri PUPR. Kalau dulu Daendels dari Anyer ke Panarukan, sekarang dari Merak ke Banyuwangi," kata Jokowi saat meresmikan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 2 Rembang-Pasuruan.

Kinerja pria yang gemar bermain musik tersebut tak lepas dari pengalamannya lebih dari 30 tahun di Kementerian PUPR. Lulus dari S1 Jurusan Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1979, Basuki mulai meniti karir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian PUPR. Berbekal beasiswa, ia pun melanjutkan jenjang pendidikan magister dan doktoral di Universitas Colorado, Amerika Serikat.

Sepulangnya ke Tanah Air, pria kelahiran Surakarta, 5 November 1954 ini melanjutkan pengabdiannya di Kementerian PUPR. Karirnya pun perlahan menanjak.

Ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian PUPR periode 2005-2007. Kemudian menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian PUPR pada 2007-2013. Ia menduduki posisi Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian PUPR pada 2013-2014.

Basuki akhirnya dipercaya memimpin Kementerian PUPR pada Oktober 2014. Pada masa kepemimpinannya, terjadi penggabungan dua kementerian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat.

Basuki juga mendapatkan tugas khusus pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia didapuk menjadi anggota tim penanggulangan lumpur Lapindo, tim rehabilitasi pasca tsunami Aceh, dan tim perbaikan jalan tol Purbaleunyi, Jawa Barat.

[Gambas:Video CNN] (ulf/sfr)