Bahlil Lahadalia, Sopir Angkot Andalan Jokowi Pacu Investasi

ulf, CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 09:22 WIB
Bahlil Lahadalia, Sopir Angkot Andalan Jokowi Pacu Investasi Bahlil Lahadalia. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan menteri barunya. Ia menunjuk Bahlil Lahadalia sebagai kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.

Bahlil ditunjuk menggantikan Thomas T Lembong. Bahlil merupakan pria kelahiran Banda, Maluku 7 Agustus 1976 ini. Meski lahir di Maluku, Bahlil besar di Fakfak,Papua.

Sejak kecil ia sudah dekat dengan dunia bisnis. Faktor keterbatasan ekonomi, membuat Bahlil menjalani hidup secara mandiri. Segala profesi ia coba, mulai dari jualan kue saat sekolah hingga menjadi sopir angkot.


Namun demikian, ia tetap menuai prestasi akademik yaitu menjadi ketua OSIS di bangku SMEA. Bahlil melanjutkan jenjang perguruan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua.

Ia memanfaatkan bangku kuliah untuk menuai pengalaman organisasi dengan menjadi pengurus senat mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Berkat keaktifannya di HMI, ia berhasil menduduki posisi Bendahara Umum Pengurus Besar (PB) HMI.

Pada 2003, ia tercatat sebagai anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Secara bertahap, ia menjadi anggota HIPMI tingkat kabupaten, provinsi, hingga HIPMI pusat. Berbekal pengalaman organisasi dan jaringan luas, ia memutuskan keluar dari pekerjaannya dan mulai merintis usaha sendiri.

Kejeliannya melihat potensi kekayaan sumber daya alam Papua, mendatangkan pundi-pundi kekayaan baginya. Ia memanfaatkan peluang itu untuk mendirikan perusahaan, PT Rifa Capital.

Kini, Rifa Capital telah menjadi induk perusahaan yang merambah berbagai sektor mulai perkebunan, properti, transportasi, pertambangan, hingga konstruksi. Selain Rifa Capital, ia juga pemilik dari PT Dwijati Sukses dan PT Bersama Papua Unggul yang bergerak di sektor konstruksi.

(agt)