Pernyataan Trump yang dilemparkan pada akhir pekan itu sekaligus menepis optimisme Kementerian Perdagangan China yang sebelumnya menyebut ada peluang kesepakatan dagang.
"Mereka (China) ingin kemunduran. Saya belum menyetujui apapun. China ingin sedikit kemunduran, bukan kemunduran total karena mereka tahu saya tidak akan melakukannya," ujar Trump, dikutip dari CNN.com, Senin (11/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jerman dan Inggris Terancam Resesi Ekonomi |
"Kita telah belajar dengan negosiasi ini bahwa mereka tidak selesai sampai tinta mengering. Saya sendiri masih belum yakini kesepakatan akan dilakukan," ujar Scott Kennedy, Wakil Direktur Ketua Freeman sekaligus Pusat Studi Strategis dan Internasional, think thank Washington.
Sementara itu, Ekonom UBS Robert Martin mengaku telah memperingatkan kliennya untuk tidak menaruh harap karena tanda-tanda perdamaian akan tertunda hingga Desember 2019.
Dalam beberapa pekan terakhir, penasihat Trump telah mendesak untuk mengurangi ketegangan perdagangan dengan China karena risikonya mengancam ekonomi AS, termasuk mengancam suara Trump pada pemilihan umum 2020 mendatang.
"Saran kami adalah mendapatkan tawaran terbaik yang bisa Anda dapatkan sekarang, karena begitu Anda menandatangani perjanjian, perekonomian akan melaju. Inilah satu-satunya hal yang menahan pertumbuhan sekarang," terang Stephen Moore, tokoh yang sempat dipertimbangkan untuk duduk di The Federal Reserve awal tahun ini.
[Gambas:Video CNN]
(bir)