Seperti dilansir CNN.com, Minggu (17/11), Kementerian Perdagangan China mengakui pembicaraan konstruktif dalam perundingan perang dagang kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia.
Diketahui, perang dagang kedua negara semakin membebani ekonomi dunia dan telah menciptakan ketakutan pasar. Kedua pihak saling berbalas tarif ratusan miliar dolar AS untuk ekspor impor barang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Oktober 2019 lalu, perbedaan pandangan mengenai perundingan dagang antara China dan AS terus meluas.
Trump yang merencanakan menandatangani perjanjian dengan Presiden China Xi Jinping membatalkan niatnya karena kerusuhan yang terjadi di Chile, Amerika Selatan. Sejak pembatalan itu, tidak ada pertemuan atau perundingan di antara kedua pihak.
[Gambas:Video CNN] (bir)