China Klaim Progres Dalam Perundingan Perang Dagang

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Minggu, 17/11/2019 11:29 WIB
China Klaim Progres Dalam Perundingan Perang Dagang Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. (Reuters).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah China mengklaim progres dalam perundingan perang dagang dengan Amerika Serikat (AS). Progres dihasilkan dalam pembicaraan melalui telepon para perunding (negosiator) perdagangan.

Seperti dilansir CNN.com, Minggu (17/11), Kementerian Perdagangan China mengakui pembicaraan konstruktif dalam perundingan perang dagang kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Diketahui, perang dagang kedua negara semakin membebani ekonomi dunia dan telah menciptakan ketakutan pasar. Kedua pihak saling berbalas tarif ratusan miliar dolar AS untuk ekspor impor barang.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump membantah terjadi kesepakatan awal. Ia bilang tidak ada perjanjian yang ditandatangani sampai saat ini.

Wakil Perdana Menteri China Liu He saat berdiskusi dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lightizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan ada diskusi konstruktif mengenai keprihatinan masing-masing pihak karena belum ditekennya perundingan awal.

"Karenanya, kedua belah pihak (AS dan China) akan terus menjaga komunikasi yang erat," jelasnya tanpa merinci progres perundingan perang dagang.

Sejak Oktober 2019 lalu, perbedaan pandangan mengenai perundingan dagang antara China dan AS terus meluas.

Trump yang merencanakan menandatangani perjanjian dengan Presiden China Xi Jinping membatalkan niatnya karena kerusuhan yang terjadi di Chile, Amerika Selatan. Sejak pembatalan itu, tidak ada pertemuan atau perundingan di antara kedua pihak.
[Gambas:Video CNN]


(bir)